Airbnb Bergabung dengan Perusahaan Barat Menutup Operasi di Rusia

Yati Maulana | Sabtu, 05/03/2022 01:10 WIB


Eropa, Timur Tengah, dan Afrika adalah pasar terbesar kedua Airbnb setelah Amerika Utara. Ilustrasi: Logo Airbnb

JAKARTA - Perusahaan persewaan rumah Airbnb Inc (ABNB.O) pada hari Kamis menjadi perusahaan global besar terbaru yang menghentikan operasi di Rusia karena sanksi Barat meningkat terhadap Moskow karena menyerang Ukraina.

Chief Executive Officer Brian Chesky tentang hal juga yang juga berlaku di negara sekutu Rusia, Belarusia. Ini menyelaraskan perusahaannya dengan nama-nama besar Barat lainnya termasuk General Motors Co (GM.N), Boeing Co (BA.N) dan Google Alphabet Inc (GOOGL.O).

"Orang-orang memesan Airbnb di Ukraina, mereka tidak berniat untuk tinggal hanya untuk membantu Tuan Rumah," tambah Chesky, mencatat cara yang ditemukan beberapa orang luar untuk mengirim dukungan keuangan ke Ukraina.

Airbnb, yang sedang memulihkan diri dari jeda akibat pandemi, memperkirakan hasil kuartal pertama yang luar biasa pada permintaan yang kuat di Amerika Serikat dan masa inap yang lebih lama oleh para tamu.

Baca juga :
Pertamina Apresiasi Polres Indramayu Ungkap Penyalahgunaan LPG dan BBM

Itu tidak segera menanggapi permintaan untuk rincian tambahan tentang penangguhan di Rusia dan Belarusia. Eropa, Timur Tengah, dan Afrika adalah pasar terbesar kedua Airbnb setelah Amerika Utara.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Saham perusahaan persewaan rumah jangka pendek turun 1,4 persen.

Airbnb mengatakan pada hari Senin bahwa organisasi tersebut akan menawarkan perumahan sementara, gratis hingga 100.000 pengungsi yang melarikan diri dari Ukraina.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Airbnb Tutup Operasional Sanksi Rusia Konflik Ukraina