Ukraina Luncurkan `Tentara TI`, Bidik Dunia Maya Rusia

Yati Maulana | Minggu, 27/02/2022 14:10 WIB


Ilustrasi: Serangan dan keamanan siber. Foto: Reuters

JAKARTA - Ukraina akan membentuk pasuka tentara Teknologi Informasi untuk memerangi intrusi digital Rusia, kata Wakil Perdana Menteri Mykhailo Fedorov pada hari Sabtu waktu setempat.

Ukraina mengajak para peretas bawah tanah untuk membantu melindungi infrastruktur penting dan melakukan misi mata-mata dunia maya terhadap pasukan Rusia, seperti dilaporkan Reuters secara eksklusif pekan lalu.

"Kami sedang menciptakan pasukan TI," tulis Fedorov dalam Tweet yang ditautkan ke saluran di aplikasi perpesanan Telegram yang menerbitkan daftar situs web Rusia terkemuka. "Akan ada tugas untuk semua orang. Kami terus berjuang di front cyber. Tugas pertama ada di saluran untuk spesialis cyber."

Saluran Telegram mencantumkan situs web 31 bisnis besar Rusia dan organisasi negara termasuk raksasa energi Gazprom (ELGZI.MM), produsen minyak terbesar kedua Rusia Lukoil, tiga bank, dan beberapa situs web pemerintah.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Kremlin.ru, situs resmi Kremlin dan kantor Presiden Rusia Vladimir Putin, dimatikan pada hari Sabtu dalam serangan penolakan layanan (DDoS) terdistribusi.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Perangkat lunak penghapus data berbahaya ditemukan beredar di Ukraina minggu lalu, menyerang ratusan komputer, menurut para peneliti di perusahaan keamanan siber ESET. Kecurigaan jatuh pada Rusia, yang telah berulang kali dituduh melakukan peretasan terhadap Ukraina dan negara-negara lain. Para korban termasuk lembaga pemerintah dan lembaga keuangan.

Inggris dan Amerika Serikat mengatakan peretas militer Rusia berada di balik serentetan serangan DDoS pekan lalu yang secara singkat membuat situs perbankan dan pemerintah Ukraina offline sebelum invasi Rusia. Rusia membantah tuduhan itu.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Dunia Maya Peretasan Ukraina Internet Rusia