Cetak Rekor SBN, Penjualan ORI021 Capai Rp 25 Triliun & Jangkau 56 Ribu Investor

Tri Umardini | Selasa, 22/02/2022 07:47 WIB


Animo masyarakat terhadap investasi aman yang dijamin negara semakin besar. Di tengah kondisi tidak pasti karena pandemi Covid-19, penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri Obligasi Negara Ritel ORI021 laris dengan jumlah investor mencapai rekor. Investasi ORI021. FOTO: KEMENKEU

JAKARTA - Animo masyarakat terhadap investasi aman yang dijamin negara semakin besar. Di tengah kondisi tidak pasti karena pandemi Covid-19, penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri Obligasi Negara Ritel ORI021 laris dengan jumlah investor mencapai rekor.

Menurut data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, hasil penjualan ORI021 ditetapkan sebesar Rp25,065 triliun (dua puluh lima triliun enam puluh lima miliar delapan ratus dua juta rupiah).

"Dana hasil penjualan ORI021 tersebut akan dipergunakan untuk memenuhi target pembiayaan APBN 2022, termasuk pemulihan dampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Penerbitan ORI021 tersebut memecahkan rekor jumlah total investor terbanyak sejak penerbitan SBN ritel secara online," tulis DJPPR dalam siaran pers Senin (21/2/2022).

ORI021 ditawarkan dengan kupon terendah sepanjang sejarah penerbitan SBN riteltradable yaitu sebesar 4,9%. Kupon ORI021 ini mempertimbangkan imbal hasil (yield) SBN di pasar sekunder serta likuiditas di pasar yang cukup besar (ample).

Baca juga :
David Alonso Gabung ke Honda HRC Castrol di MotoGP 2027

Penerbitan ORI021 merupakan penerbitan instrumen SBN Ritel atau Surat Utang Negara (SUN) ritel pertama di tahun 2022. Walaupun tidak ada seri ORI yang jatuh tempo di awal tahun, animo masyarakat sangat tinggi untuk berinvestasi di ORI021.

Baca juga :
Laga Manchester City vs Arsenal Panaskan Pekan ke-33 Liga Inggris

Untuk memenuhi tingginya animo masyarakat tersebut, Pemerintah melakukan penambahan kuota (upsize) selama masa penawaran ORI021.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari keikutsertaan dalam kegiatan edukasi yang dilaksanakan terkait penawaran ORI021. Penjualan

Baca juga :
Pertamina Apresiasi Polres Indramayu Ungkap Penyalahgunaan LPG dan BBM

ORI kali ini didukung dengan campaign dan kegiatan edukasi ke masyarakat melalui berbagai kegiatan online dan optimalisasi media sosial untuk memberikan informasi tentang investasi di pasar keuangan, khususnya investasi SBN ritel.

Pada penerbitan ORI021 kali ini, DJPPR mencatat jumlah investor terbanyak sepanjang penerbitan SBN Ritel yaitu 56.238 investor, dengan 25.405 (45,2% dari jumlah total investor) merupakan investor baru. Investor ORI021 tersebar dari seluruh wilayah provinsi di Indonesia.

Pada penerbitan ORI021 kali ini Mitra Distribusi (Midis) bank masih mendominasi penjualan ORI021, baik dari nominal maupun jumlah investor.

Untuk kelompok non-bank, nominal penjualan terbesar dicapai oleh Perusahaan Efek dan jumlah investor terbesar dicapai oleh Perusahaan Fintech APERD. (*)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
rekor SBN ORI021 investor investasi