Pengeluaran Valentine Lebih dari Rp334 Trilyun di AS, Rekor Tertinggi Kedua

Akhyar Zein | Selasa, 15/02/2022 14:33 WIB


Konsumen AS memilih belanja online sebagian besar untuk membeli barang-barang Hari Valentine mereka dengan 41%. Diikuti oleh department store sebesar 32%, toko diskon sebesar 28%, usaha kecil lokal sebesar 18%, dan toko bunga sebesar 17%. Sebuah toko menyediakan pernak-pernik menyambut Valentine Day. di Washington, AS (foto: lontar.id)

JAKARTA - Pengeluaran Hari Valentine di AS diperkirakan mencapai $ 23,9 miliar (Rp334,6 trilyun/ kurs Rp14 ribu) tahun ini, untuk menandai level tertinggi kedua dalam catatan, menurut National Retail Federation (NRF).

Jumlah tersebut meningkat 9,6% dari $21,8 miliar (Rp305,2 trilyun) pada tahun sebelumnya, sementara rekor pengeluaran mencapai $27,4 miliar pada tahun 2020 tepat sebelum dimulainya pandemi virus corona.

Konsumen AS diperkirakan menghabiskan rata-rata $175,41 per orang untuk hadiah pada hari istimewa tahun ini, naik 6,4% dari $164,76 pada tahun 2021.

Keuntungan dalam pengeluaran datang karena banyak konsumen berencana untuk membelanjakan lebih banyak untuk orang penting atau pasangan mereka.

Baca juga :
6 Tanda Tubuhmu Kekurangan Vitamin C yang Jarang Disadari

Sekitar 53% orang Amerika berencana untuk merayakan Hari Valentine tahun ini, sementara 76% dari mereka yang merayakan mengatakan bahwa penting untuk melakukannya mengingat pandemi.

Baca juga :
Hampir 400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

Sebuah malam dengan makan malam romantis tahun ini diperkirakan berjumlah $4,3 miliar untuk pecinta, naik 24% dari tahun sebelumnya, tetapi masih di bawah tingkat pra-pandemi.

Namun, pengeluaran untuk hadiah pengalaman, seperti tiket konser atau acara olahraga, telah kembali ke tingkat sebelum pandemi. Sekitar 41% orang Amerika akan memilih untuk memberikan hadiah seperti itu tahun ini, naik dari 36% pada tahun 2021.

Baca juga :
DPR Minta Kemenhut Turun Tangan Atasi Penambangan Liar di Banten

Sementara 22% pasangan akan memilih untuk memberikan perhiasan kepada orang penting mereka, total pengeluaran untuk perhiasan diperkirakan mencapai $6,2 miliar, naik dari $4,1 miliar pada tahun 2021 dan tertinggi dalam sejarah.

Item hadiah populer lainnya di Hari Valentine tahun ini bagi konsumen diharapkan menjadi permen dengan 56%, kartu ucapan 40%, dan bunga dengan 37%.

Konsumen AS memilih belanja online sebagian besar untuk membeli barang-barang Hari Valentine mereka dengan 41%. Diikuti oleh department store sebesar 32%, toko diskon sebesar 28%, usaha kecil lokal sebesar 18%, dan toko bunga sebesar 17%.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Valentine rekor belanja online permen