Walmart Tidak Lagi Wajibkan Masker Bagi Pekerja yang Divaksinasi

Yati Maulana | Minggu, 13/02/2022 03:48 WIB


Aturan itu akan segera diberlakukan kecuali ada kewajiban yang ditetapkan dalam aturan negara bagian atau lokal. Logo Walmart. Foto: Reuters

JAKARTA - Walmart Inc (WMT.N) mengumumkan kepada stafnya pada hari Jumat, 11 Februari 2022 bahwa pekerja yang divaksinasi penuh di Amerika Serikat tidak akan lagi diharuskan memakai masker di lingkup perusahaan. Aturan itu akan segera diberlakukan kecuali ada kewajiban yang ditetapkan dalam aturan negara bagian atau lokal.

Dalam memo internal, Walmart menambahkan bahwa pekerja yang bekerja di pengaturan perawatan klinis seperti klinik kesehatan dan apotek, dengan kontak pelanggan langsung, akan diminta untuk memakai masker, terlepas dari status vaksinasi.

Perusahaan juga mengatakan bahwa kecuali untuk pekerja di California, New York, dan Virginia, pemeriksaan kesehatan harian tidak lagi diperlukan mulai akhir bulan ini.

Langkah Walmart dilakukan setelah Amazon.com Inc mengatakan pada hari Kamis bahwa staf operasi yang divaksinasi penuh di gudang AS dapat bekerja tanpa masker mulai Jumat karena peraturan setempat mengizinkan.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Amazon juga mengumumkan kepada staf di gudang dan situs logistik Amerika Serikat bahwa mereka harus melaporkan bahwa mereka telah divaksinasi penuh sebelum 18 Maret jika mereka ingin menerima cuti berbayar karena Covid.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Staf Walmart Bebas Masker Vaksin Covid