New York akan Mencabut Aturan Wajib Masker Dalam Ruangan

Yati Maulana | Rabu, 09/02/2022 18:58 WIB


Tetapi CDC Amerika mengatakan bahwa dengan kasus yang masih tinggi, belum saatnya menghapus aturan wajib masker. Ilustrasi: Wajib Masker. Foto: Reuters

JAKARTA - Gubernur New York, Kathy Hochul akan mengumumkan berakhirnya aturan wajib masker negara bagiannya untuk sebagian besar tempat umum dalam ruangan, seperti dilaporkan The New York Times. Beberapa negara bagian juga mencabut aturan penggunaan masker saat lonjakan COVID-19 terbaru mereda.

Gubernur Demokrat bermaksud untuk membiarkan mandat masker yang ditentang di pengadilan, kedaluwarsa daripada berusaha untuk memperbaruinya, kata surat kabar itu, mengutip tiga orang yang diberi pengarahan tentang langkah tersebut.

Masih belum jelas apakah pemerintahan Hochul akan memperbarui atau membatalkan aturan wajib masker secara khusus di sekolah umum New York yang akan berakhir dalam dua minggu.

Perwakilan gubernur tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Baca juga :
Meski Gencatan Senjata, Israel Tegaskan Operasi terhadap Hizbullah Belum Selesai

Hochul menyebut mandat masker umum bersifat sementara ketika dia memberlakukannya pada 31 Desember karena varian Omicron yang sangat menular mengancam sistem perawatan kesehatan.

Baca juga :
Bernardo Silva Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini

Pejabat di beberapa negara bagian lain yang dipimpin Demokrat - New Jersey, California, Connecticut, Delaware dan Oregon - mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka mencabut mandat masker untuk sekolah dan tempat umum lainnya dalam beberapa minggu mendatang.

Dalam semua contoh itu, pihak berwenang mengutip gelombang surut infeksi COVID-19, rawat inap, dan kematian yang dipicu Omicron yang mulai melanda Amerika Serikat selama musim liburan akhir tahun 2021.

Baca juga :
David Alonso Gabung ke Honda HRC Castrol di MotoGP 2027

Tetapi Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) A.S. Dr. Rochelle Walensky mengatakan kepada Reuters pada hari Selasa bahwa dengan kasus yang masih tinggi secara nasional, "sekarang bukan saatnya" untuk menghapus mandat masker di sekolah dan tempat umum lainnya.

Relaksasi aturan penggunaan masker menandakan kecenderungan para politisi untuk mengambil penduduk yang lelah pandemi dari pijakan darurat dan beralih ke pengobatan virus sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Seorang hakim negara bagian New York membatalkan mandat masker Hochul bulan lalu, memutuskan dia telah melampaui wewenangnya.

Tetapi seorang hakim pengadilan banding mempertahankan keputusan itu pada hari berikutnya, menjaganya tetap utuh sementara kasusnya tetap dalam peninjauan yudisial.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
New York Wajib Masker Cabut Aturan