Banjir Malaysia Sebabkan Kerugian Hampir Rp 21 Triliun

| Sabtu, 29/01/2022 04:54 WIB


Selangor merupakan wilayah terparah dengan separuh total kerugian Malaysia. Banjir di Malaysia (Foto: cnnindonesia)

JAKARTA - Banjir yang telah menghancurkan sebagian besar Malaysia dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan kerugian keseluruhan sekitar 6,1 miliar ringgit ($ 1,46 miliar) atau hampir Rp 21 triliun, kata sebuah laporan pemerintah pada hari Jumat, 29 Januari 2022.

Puluhan orang tewas sementara lebih dari 120.000 orang mengungsi setelah hujan lebat yang tidak biasa menyebabkan banjir parah di beberapa negara bagian pada pertengahan Desember dan awal Januari.

Dalam laporan khusus tentang dampak banjir, Departemen Statistik mengatakan kerusakan aset publik dan infrastruktur menyebabkan kerugian 2 miliar ringgit, diikuti oleh kerusakan rumah sebesar 1,6 miliar ringgit.

Kerugian manufaktur mencapai 900 juta ringgit, sebagian besar tercatat di negara bagian Selangor, salah satu daerah terkaya dan terpadat di negara itu di sekitar ibu kota Kuala Lumpur.

Baca juga :
Asal Usul Penamaan Kota Bogor yang Jarang Diketahui

Selangor juga yang paling terpukul secara keseluruhan, dengan sekitar setengah dari kerugian Malaysia tercatat di negara bagian itu, kata laporan itu. Departemen juga melaporkan kerusakan parah pada kendaraan, tempat usaha dan sektor pertanian.

Baca juga :
K3 MPR RI Kaji Pasal 33 UUD 1945, Dorong Ekonomi Berkeadilan

Pemerintah Malaysia sebelumnya mengatakan akan memberikan sekitar 1,4 miliar ringgit ($334,37 juta) dalam bentuk bantuan tunai dan bentuk bantuan lain kepada mereka yang terkena dampak banjir.

Baca juga :
WHO Desak Negara Cabut Larangan Pembatasan Perjalanan Akibat WHO
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Banjir Malaysia Kerugian Triliunan Selangor Paling Parah