SK Telecom Percepat Pengembangan Layanan Mobilitas Udara Perkotaan

Ariyan Rastya | Selasa, 25/01/2022 10:02 WIB


Pada tahun 2020, Korea Selatan meluncurkan rencananya untuk mengkomersialkan layanan UAM pada tahun 2025 untuk membantu mengatasi kemacetan lalu lintas perkotaan dengan menggunakan taksi drone tak beraw Gambar yang diberikan ini, disediakan oleh Korea Airports Corp. pada 28 Januari 2021, menunjukkan terminal yang direncanakan untuk layanan mobilitas udara perkotaan. (Foto: The Korea Herald)

JAKARTA - Operator nirkabel top Korea Selatan "SK Telecom Co." mengatakan pada hari Selasa 25/1/2022 bahwa pihaknya akan mempercepat pengembangan layanan mobilitas udara perkotaan (UAM).

Pada tahun 2020, Korea Selatan meluncurkan rencananya untuk mengkomersialkan layanan UAM pada tahun 2025 untuk membantu mengatasi kemacetan lalu lintas perkotaan dengan menggunakan taksi drone tak berawak.

Tahun lalu, SK Telecom menandatangani kemitraan dengan perusahaan pertahanan lokal Hanwha Systems Co., Korea Airports Corp. dan Korea Transport Institute untuk mengembangkan infrastruktur dan pesawat yang dibutuhkan untuk layanan UAM.

Pada Minggu ini, SK Telecom dan Institut Transportasi Korea sepakat melakukan kerjasama untuk mempercepat pengembangan layanan UAM dan memperluas layanannya ke pariwisata dan tanggap darurat.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Kedua belah pihak juga sepakat untuk berkolaborasi dalam menemukan lokasi terbaik untuk "vertiport", terminal yang memungkinkan lepas landas dan mendarat untuk taksi drone.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Dikutip dari The Korea Herald, SK Telecom mengatakan saat ini sedang mengembangkan platform yang menawarkan sistem reservasi dan menghubungkan layanan UAM dengan jenis transportasi lainnya.

Langkah ini dilakukan karena Korea Selatan mengharapkan industri UAM dapat berjalan dalam beberapa dekade mendatang.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

SK Telecom mengatakan pasar terkait UAM global diperkirakan akan bernilai 731 triliun won ($611 miliar) pada tahun 2040, mengutip data dari Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
SK Telecom Percepat Pengembangan Layanan Mobilitas Udara