Pengadilan Belgia Vonis Gembong Perdagangan Manusia 15 Tahun

Akhyar Zein | Kamis, 20/01/2022 08:58 WIB


Para korban, yang berusaha memasuki Inggris secara ilegal dengan bantuan jaringan perdagangan manusia, ditemukan tewas di dalam truk kulkas di kawasan industri di luar London, menderita hipotermia dan kekurangan oksigen. Ilustrasi (foto: Anadolu Agency)

JAKARTA - Pengadilan Belgia pada Rabu menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara kepada pemimpin jaringan perdagangan manusia atas kematian 39 migran Vietnam yang ditemukan di truk kulkas.

Pengadilan Bruges memvonis Vo Van Hong Vietnam 15 tahun penjara dan mendendanya €920.000 (sekitar $1.042.000) atas perannya dalam perdagangan migran yang mengakibatkan kematian 39 orang Vietnam pada 2019, harian Belgia Le Soir melaporkan.

Para korban, yang berusaha memasuki Inggris secara ilegal dengan bantuan jaringan perdagangan manusia, ditemukan tewas di dalam truk kulkas di kawasan industri di luar London, menderita hipotermia dan kekurangan oksigen.

Hong ditetapkan sebagai biang keladi, mengawasi kegiatan kriminal dari ibu kota Belgia, Brussel, menurut penyelidikan tersebut.

Baca juga :
Ini 7 Fakta Menarik Ikan Sapu-Sapu, Benarkah Bisa Dimakan?

Antara 2018 dan 2020, ia memfasilitasi perdagangan setidaknya 115 orang ke Inggris.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

Jaringan tersebut memiliki dua tempat persembunyian di Brussel, di mana setidaknya 15 korban telah berlindung sebelum membawa truk dari kota pelabuhan Zeebruges Belgia ke Inggris.

Pengadilan juga menghukum 22 anggota geng kriminal lainnya.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Perdagangan Manusia kekurangan oksigen truk kulkas