PAD Kabupaten Bogor 2021 Lampaui Target

Akhyar Zein | Rabu, 05/01/2022 02:04 WIB


Di saat daerah lain kekurangan uang atau finansial untuk membangun, karena anggarannya terkena refocusing, harus berbagi antar anggaran Covid-19 dan pemulihan ekonomi, BLT dan lain-lain, tetapi Bappenda Kabupaten Bogor malah over target Bupati Bogor, Ade Yasin (foto: Instagram.com/@ademunawarohyasin)

JAKARTA - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat senilai Rp3,7 triliun pada tahun 2021, melampaui target yang ditetapkan senilai Rp3,3 triliun.

“Dengan kelebihan target Rp417 miliar, akhirnya kami bisa menutup kekurangan yang seharusnya diterima pada tahun 2021. Contohnya bagi hasil pajak dari provinsi dipotong dari Rp900 miliar jadi Rp200 miliar,” ungkap Bupati Bogor, Ade Yasin di Cibinong, Bogor, Selasa.

Menurutnya, dengan demikian realisasi PAD Pemkab Bogor tahun 2021 mencapai 112,67 persen, komponennya terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil kekayaan yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah.

Ade Yasin menyebutkan, pendapatan Pemkab Bogor secara keseluruhan di tahun 2021 pun melebihi target, yakni Rp9 triliun atau 103,86 persen dari yang ditetapkan Rp8,7 triliun.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

Ia menyebutkan bahwa bukan hal mudah untuk mencapai target pendapatan di masa pandemi Covid-19.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

Dirinya berterima kasih kepada jajaran Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) yang telah berinovasi dalam mengejar target pendapatan.

"Di saat daerah lain kekurangan uang atau finansial untuk membangun, karena anggarannya terkena refocusing, harus berbagi antar anggaran Covid-19 dan pemulihan ekonomi, BLT dan lain-lain, tetapi Bappenda Kabupaten Bogor malah over target," tuturnya.

Baca juga :
Hukum Langsung Salat Setelah Mandi Junub Tanpa Wudhu

Ade Yasin berharap Bappenda terus berinovasi agar para wajib pajak menunaikan kewajibannya melalui program-program seperti penghapusan biaya administrasi, penghapusan denda, dan menerapkan diskon pajak.

"Alhamdulillah Kabupaten Bogor tidak pernah berhutang. Insya Allah sampai kapanpun kita akan bisa mendanai pembangunan dengan potensi-potensi yang ada di Kabupaten Bogor, selain dari potensi APBD provinsi maupun APBN,” tuturnya.(Antara)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
PAD Bogor melampaui target Covid 19