Jadi Joki Vaksinasi Covid, Pria Belgia Diamankan Polisi

akhyar | Jum'at, 24/12/2021 19:26 WIB


Di Belgia, hanya orang-orang yang sudah divaksin yang bisa mengunjungi bar dan restoran. Banyak pengusaha yang menuntut stafnya agar disuntik vaksin. Seorang petugas menyiapkan vaksin Covid-19 di sebuah klinik kota Antwerpen (foto: AP/ voaindonesia.com)

JAKARTA - Menjadi joki vaksinasi Covid, pria usia 33 tahun di Belgia diamankan saat mencoba mendapatkan vaksin kesembilan untuk mewakili orang-orang yang tidak mau divaksin.

Pria itu ditangkap di pusat vaksinasi di Fosses-la-Ville saat berupaya disuntik vaksin, menurut surat kabar De Standaard.

Polisi yang mendapat laporan dari petugas di pusat vaksinasi kota Namur dan Charleroi kemudian datang dan menyamar sebagai petugas vaksinasi lantas menangkap pria tersebut saat ia muncul untuk mendapat suntikan baru.

Menurut pengakuan pria tersebut, ia telah menerima delapan kali vaksin dan dibayar €100-150 (sekitar Rp1,6-2,4 juta) per satu kali suntik dari orang-orang antivaksin untuk menggunakan identitas agar mereka mendapatkan Tiket Aman Covid-19.

Baca juga :
Mengapa Islam Sangat Menekankan Kejujuran Dalam Berdagang?

Di Belgia, hanya orang-orang yang sudah divaksin yang bisa mengunjungi bar dan restoran. Banyak pengusaha yang menuntut stafnya agar disuntik vaksin.

Baca juga :
Utang Kecil Ini Ternyata Sangat Mengganggu Ketenangan Hidup

Pada Minggu (26/12), puluhan ribu orang penentang vaksin di Brussels menggelar aksi protes terhadap pembatasan Covid-19.(Antara)

Baca juga :
Ketika Bos Tidak Adil, Bagaimana Sikap Seorang Muslim?
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
joki vaksinasi kesembilan Belgia antivaksin