
Pelatih Manchester United, Michael Carrick (Foto: manutd.com)
MADRID - Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menilai timnya sebenarnya memiliki peluang untuk meraih kemenangan saat menghadapi Atletico Madrid dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027.
Namun, sejumlah peluang yang gagal dimaksimalkan membuat Setan Merah harus menelan kekalahan 0-2 di Stadion Metropolitano, Rabu (14/10) dini hari WIB.
Manchester United kebobolan ketika pertandingan baru berjalan satu menit melalui gol Pablo Barrios. Meski tertinggal cepat, tim asuhan Carrick mampu menciptakan sejumlah peluang untuk menyamakan kedudukan dan memberikan perlawanan kepada tuan rumah.
Carrick menyebut Manchester United memiliki empat peluang besar yang seharusnya bisa mengubah jalannya pertandingan. Ia menyayangkan timnya gagal memaksimalkan kesempatan tersebut hingga akhirnya pulang tanpa poin.
“Ini tempat yang sulit untuk didatangi. Kebobolan pada awal pertandingan tentu membuat situasi kami semakin sulit. Namun, saya merasa kami perlahan berkembang dalam permainan,” ujar Carrick, dikutip dari laman resmi Manchester United pada Rabu.
“Kami memiliki empat peluang besar, kesempatan yang sangat bagus. Pertandingan ini bisa terlihat sangat berbeda jika peluang-peluang itu berbuah gol,” tambahnya.
Carrick menilai Manchester United mampu menunjukkan perkembangan setelah tertinggal. Timnya sempat menguasai sejumlah fase permainan dan menciptakan ancaman, termasuk melalui Bryan Mbeumo dan kapten Bruno Fernandes.
Menurutnya, Manchester United juga memperlihatkan sejumlah aspek positif meski bermain di kandang Atletico yang dikenal sulit ditaklukkan.
“Tidak banyak tim yang datang ke sini dan mampu menciptakan peluang sebanyak itu. Kami melakukan banyak hal dengan baik malam ini. Pertandingan sebenarnya sangat ketat dan masih seimbang,” kata Carrick.
Situasi Manchester United semakin sulit setelah Leny Yoro mendapat kartu merah pada menit ke-74. Bek tersebut diusir setelah pelanggarannya terhadap Jonathan David ditinjau melalui VAR.
Atletico kemudian memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk memperbesar skor. Ademola Lookman mencetak gol kedua pada menit ke-79 setelah kiper Senne Lammens menepis tembakan David, tetapi bola jatuh ke jalur Lookman.
Carrick mengakui kartu merah tersebut membuat timnya semakin kesulitan mengejar ketertinggalan.
Meski demikian, ia tetap kecewa karena Manchester United tidak mampu mendapatkan hasil lebih baik dari peluang yang tercipta.
“Kami merasa pertandingan ini sebenarnya bisa kami menangi. Itulah hal terbesar yang kami rasakan, bahwa kami seharusnya bisa mendapatkan lebih banyak dari pertandingan ini,” katanya.
Carrick juga menepis anggapan bahwa kepercayaan diri para pemain menjadi persoalan utama. Ia menilai respons tim setelah kebobolan cepat menunjukkan bahwa Manchester United masih mampu bersaing, meski harus memperbaiki sejumlah aspek permainan.
Kini, Manchester United harus segera mengalihkan perhatian ke Liga Inggris. Setan Merah dijadwalkan bertandang ke markas Leeds United di Elland Road pada Minggu (18/10), dengan target kembali meraih hasil positif setelah kekalahan di Liga Champions.