Utang Kecil Ini Ternyata Sangat Mengganggu Ketenangan Hidup

Anggoro Aristo Priambodo | Rabu, 14/10/2026 23:01 WIB


Menelusuri Bahaya Meremehkan Pinjaman Menurut Ajaran Syariat Agama Islam Ilustrasi terima pinjaman

Katakini.com - Banyak orang sering kali menganggap remeh utang piutang yang nominal angkanya tergolong kecil atau relatif sedikit.

Padahal, sekecil apa pun jumlah pinjaman yang belum ditunaikan tetap menjadi kewajiban moral dan syari yang wajib diselesaikan.

Tanggungan utang yang diabaikan secara perlahan dapat mengikis keberkahan hidup serta membayangi ketenangan jiwa seseorang.

Dalam ajaran Islam, perkara utang piutang merupakan urusan muamalah yang sangat krusial dan mendapatkan perhatian amat serius.

Baca juga :
Ketika Bos Tidak Adil, Bagaimana Sikap Seorang Muslim?

Allah Subhanahu wa Ta`ala bahkan memerintahkan untuk mencatat setiap transaksi utang piutang melalui firman-Nya dalam Al-Qur`an.

Baca juga :
Rezeki Sedikit Tetap Bawa Keberkahan Melimpah Bagi Muslim

Perintah tegas mengenai keharusan mencatat utang tersebut tercantum secara mendalam dalam Surah Al-Baqarah ayat 282.

Pentingnya melunasi utang juga berkaitan erat dengan keselamatan nasib seorang hamba di alam akhirat kelak.

Baca juga :
Peringatan dari Nabi untuk Orang yang Meremehkan Shalat

Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam mengingatkan bahaya menggampangkan utang dalam sebuah hadis sahih riwayat At-Tirmidzi.

Beliau bersabda bahwa jiwa seorang mukmin akan selalu terikat dengan utangnya sampai pinjaman tersebut benar-benar dilunasi.

Bahkan, dosa orang yang mati syahid sekalipun akan diampuni oleh Allah kecuali perkara utang yang masih menunggak.

Sikap menunda-nunda pembayaran utang padahal memiliki kemampuan untuk melunasinya dikategorikan sebagai bentuk kezaliman.

Rasulullah menegaskan dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim bahwa penundaan pelunasan oleh orang yang mampu adalah zalim.

Niat yang tulus untuk segera menyelesaikan utang akan mendatangkan pertolongan serta kemudahan jalan dari Allah Ta`ala.

Oleh karena itu, hendaknya setiap muslim menyegera pelunasan utang sekecil apa pun demi menjaga kedamaian batinnya.

Memohon perlindungan kepada Allah dari jeratan utang adalah langkah bijak agar hidup senantiasa diliputi keberkahan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
utang mengganggu ketenangan melunasi utang utang piutang