G7: Omicron Ancaman Terbesar Masyarakat Global

Akhyar Zein | Sabtu, 18/12/2021 14:17 WIB


Dengan lebih banyak kasus varian Omicron yang dilaporkan di seluruh Eropa, negara-negara bersiap menghadapi gelombang baru dan mempertimbangkan langkah-langkah tambahan. Ilustrasi. Bendera negara-negara kelompok G7 (foto: cppr.in)

JAKARTA - Para menteri kesehatan negara-negara G7 sepakat bahwa virus korona varian Omicron adalah "ancaman terbesar saat ini bagi kesehatan masyarakat global".

Para menteri dari tujuh negara terkaya di dunia – Inggris, Amerika Serikat (AS), Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang – mengeluarkan pernyataan bersama setelah pertemuan terakhir mereka di bawah masa kepemimpinan Inggris, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas meningkatnya infeksi akibat Covid-19.

Mereka menekankan bahwa penting untuk memiliki akses yang sama ke diagnostik, pengurutan genom, vaksin, dan penyembuhan.

“Lebih penting dari sebelumnya untuk bekerja sama secara erat, dan memantau serta berbagi data,” bunyi pernyataan itu.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Sementara itu, dengan lebih banyak kasus varian Omicron yang dilaporkan di seluruh Eropa, negara-negara bersiap menghadapi gelombang baru dan mempertimbangkan langkah-langkah tambahan.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Inggris pada Rabu mencatat jumlah harian tertinggi kasus virus corona sejak awal pandemi. Jumlah kasus harian mencapai 78.610, mengalahkan rekor pada 8 Januari tahun ini ketika Inggris melakukan lockdown secara nasional.

Prancis pada Kamis mengumumkan aturan perbatasan yang lebih ketat dengan Inggris karena kasus varian baru meningkat secara luas di negara tersebut.(AA)

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Omicron negara terkaya berbagi data gelombang baru