Bahrain Laporkan Kasus Pertama Varian Omicron

Akhyar Zein | Minggu, 12/12/2021 11:05 WIB


Tidak ada kontak dari kasus omicron di dalam kerajaan, tambah kementerian itu. Petugas medis sedang memeriksa pria untuk Covid-19 di ibu kota Bahrain, Manama, pada 18 Agustus 2021. (foto: AFP/arabnews.com )

JAKARTA - Bahrain pada hari Sabtu melaporkan kasus pertama varian omicron baru dari virus corona.

Varian itu terdeteksi pada "seseorang yang datang dari luar" negara itu, kata Kementerian Kesehatan di Twitter, tanpa menyebutkan negara keberangkatan.

Dikatakan langkah-langkah kesehatan yang diperlukan telah diambil dan pasien saat ini diisolasi.

Tidak ada kontak dari kasus omicron di dalam kerajaan, tambah kementerian itu.

Baca juga :
Pertamina Apresiasi Polres Indramayu Ungkap Penyalahgunaan LPG dan BBM

Ilmuwan Afrika Selatan mengumumkan pada 24 November penemuan varian omicron, yang memiliki beberapa mutasi.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan varian baru, yang telah dinyatakan sebagai "varian yang menjadi perhatian," telah terdeteksi di 57 negara sejauh ini. (AA)

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bahrain Omicron datang dari luar 57 negara