Antisipasi Varian Omicron, Ekuador Tutup Perbatasan Darat dengan Peru

Asrul | Rabu, 01/12/2021 07:17 WIB


Ekuador telah mempercepat rencananya untuk membagikan suntikan vaksin penguat mengingat kemajuan varian omicron melalui beberapa negara. Seorang polisi Peru berjaga di perbatasan Peru dengan Ekuador, setelah undang-undang migrasi baru diberlakukan bagi semua migran Venezuela untuk memiliki visa dan paspor yang sah, di Tumbes, Peru, pada 15 Juni 2019. (Foto: REUTERS/Guadalupe Pardo)

Jakarta - Kementerian Luar Negeri Ekuador mengatakan pada Selasa (30/11) bahwa mereka akan menutup perbatasan negara dengan Peru dalam upaya untuk menghentikan penyebaran varian baru COVID-19 Omicron.

Peru mengumumkan bahwa pada 1 Desember, akan membuka perbatasan daratnya untuk penduduk dan bukan penduduk yang datang dari Ekuador dan Chili, sesuai dengan protokol otoritas kesehatan negara itu.

"Kementerian luar negeri Ekuador mengulangi keputusan untuk menutup perbatasan darat dengan Peru, sebagai tanggapan pencegahan dan pengendalian penyebaran pandemi COVID-19 dan varian barunya," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

"Pihak berwenang negara itu sering berkomunikasi dengan rekan-rekan Peru mereka, sehingga pembukaan kembali perbatasan dilakukan secara bertahap dan tertib," tambahnya.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

Presiden Ekuador Guillermo Lasso mengumumkan pada Senin malam bahwa ia berencana untuk secara bertahap membuka perbatasan dengan Kolombia mulai Rabu, memungkinkan kargo dan barang komersial untuk menyeberang.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Ekuador telah mempercepat rencananya untuk membagikan suntikan vaksin penguat mengingat kemajuan varian omicron melalui beberapa negara.

Tembakan booster, yang dijadwalkan mulai 1 Januari 2022, sekarang akan mulai didistribusikan 1 Desember, kata Menteri Kesehatan Ximena Garzon kepada wartawan.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?

Pada akhir Desember, Ekuador berharap untuk memvaksinasi 85 persen dari populasinya, termasuk anak di bawah umur dari usia lima tahun.

Negara Andes juga melarang pelancong dari beberapa negara Afrika, termasuk Afrika Selatan, memasuki daerah itu. Sekarang akan memerlukan sertifikat vaksinasi bersama dengan tes PCR negatif bagi mereka yang datang dari negara lain melalui udara, darat atau laut.

Ekuador telah melaporkan lebih dari 526.800 kasus infeksi COVID-19 dan 33.250 kematian yang dikonfirmasi akibat COVID-19, menurut data resmi. (REUTERS)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Omicron Varian Baru COVID 19 Ekuador