Google Akan Bayar Konten Online AFP Selama 5 Tahun

akhyar | Jum'at, 19/11/2021 20:25 WIB


Kesepakatan itu didasarkan pada Kantor Google (sumber: about.google)

Katakini.com,- Google menandatangani perjanjian lima tahun dengan kantor berita internasional yang berbasis di Paris, Agence France-Presse (AFP) untuk membayar konten beritanya.

Perjanjian tersebut menjadi salah satu kesepakatan terbesar untuk lisensi di industri berita, yang dimungkinkan undang-undang terbaru di Prancis.

Kesepakatan itu didasarkan pada "remunerasi hak-hak bertetangga" di bawah hukum Prancis, ucap AFP dalam sebuah pernyataan.

AFP menambahkan kebijakan itu diberlakukan setelah berbulan-bulan negosiasi dalam kerangka yang ditetapkan oleh Otoritas Persaingan Usaha Prancis.

Baca juga :
Tanda Utama Travel Umrah Amanah dan Berizin Resmi

Perjanjian tersebut juga akan mencakup proyek-proyek lain, termasuk program pengecekan fakta, yang rinciannya akan segera diterbitkan.

Baca juga :
Baleg DPR Targetkan RUU Masyarakat Adat Disahkan jadi UU Periode Prabowo

Organisasi berita telah kehilangan pendapatan iklan dari perusahaan online selama bertahun-tahun, karena platform media sosial populer menggunakan berita tanpa membayar.

"Kesepakatan ini merupakan pengakuan atas nilai informasi. Ini akan berkontribusi pada produksi informasi berkualitas dan pengembangan inovasi di dalam Agensi," kata CEO AFP Fabrice Fries dalam sebuah pernyataan.

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

Google menandatangani perjanjian tiga tahun dengan anggota aliansi pers Prancis pada Januari, tetapi perusahaan itu didenda € 500 juta (USD568 juta) oleh Otoritas Persaingan Usaha Prancis pada Juli karena gagal bernegosiasi "dengan itikad baik" di tengah penggunaan konten hak cipta.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Google AFP negosiasi media sosial