Ditjen Hubla Bilang Inaportnet Bikin Layanan Pelabuhan Lebih Efektif

Tim Cek Fakta | Kamis, 11/11/2021 20:28 WIB


Inaportnet didukung oleh sistem internal Kemenhub dan Sistem yang ada pada Badan Usaha Pelabuhan (BUP). Terminal peti kemas di pelabuhan. Foto: hubla/katakini.com

Katakini.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan menyampaikan bahwa penggunaan Inaportnet mampu membuat pelayanan di pelabuhan lebih efektif. Sistem ini berkerja 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu.

"Penerapan Inaportnet yang konsisten dan termonitor dengan baik . Pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing pelabuhan di Indonesia," kata Plt. Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha di Jakarta, Kamis (11/11/2021).

Arif mengatakan, Inaportnet didukung oleh sistem internal Kemenhub dan Sistem yang ada pada Badan Usaha Pelabuhan (BUP).

Sistem internal Kemenhub antara lain meliputi Sistem Informasi Lalu Lintas dan Angkutan Laut (SIMLALA), Sistem Kapal Online, Aplikasi Sertifikasi Pelaut, Sistem Informasi Kepelabuhanan dan Sistem Elektronik Hubla Terintegrasi (Sehati).

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Digitalisasi melalui layanan Inaportnet antara lain mencakup digitalisasi  persetujuan kedatangan kapal,  persetujuan kapal masuk pelabuhan, persetujuan rencana kerja bongkar muat, persetujuan bongkar dan muat barang berbahaya penetapan pelayanan kapal, dan surat persetujuan olah gerak kapal.

Baca juga :
Lestari Moerdijat Sebut Guru Perempuan Tentukan Arah Pembangunan Bangsa

Kemudian persetujuan daftar awak kapal, laporan keberangkatan kapal, laporan kedatangan kapal, laporan kedatangan dan keberangatan kapal serta laporan angkutan barang perusahaan pelayaran dan lain lain.

Dengan sistem Inaportnet yang terintegrasi, dan melalui QR Code, pengguna dapat mencetak secara mandiri surat-surat persetujuan tadi dan   keabsahan atas hasil layanan kapal dan barang di Pelabuhan.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

"Dengan demikian, seluruh proses pelayanan di pelabuhan menjadi lebih terintegrasi dan transparan sehingga dapat terpercaya keabsahannya,"  tutur Arif.

"Inaportnet sangat diperlukan untuk mendorong peningkatan pelayanan dan daya saing pelabuhan yang lebih baik. Inaportnet juga menjadi pintu gerbang utama dalam lingkungan Ekosistem Logistik Nasional atau National Logistic Ecosystem (NLE)," imbuhnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Ditjen Hubla Inaportnet pelayanan pelabuhan