Korea Selatan-UEA Bahas Perjanjian Perdagangan Bebas Bilateral

Ariyan Rastya | Jum'at, 15/10/2021 03:07 WIB


CEPA adalah jenis perjanjian perdagangan bebas yang menekankan lingkup kerja sama ekonomi dan pertukaran yang lebih luas di atas pembukaan pasar. Menteri Perdagangan Korea Selatan Yeo Han-koo (kiri) dan Menteri Negara Perdagangan Luar Negeri Uni Emirat Arab Thani Ahmed Al Zeyoudi berjabat tangan setelah menandatangani kesepakatan untuk mendorong Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif di Dubai pada 14 Oktober 2021, di foto dirilis oleh Kementerian Perdagangan, Perindustrian dan Energi. (Foto: The Korea Herald)

SEOUL - Kementerian Perdagangan Korea Selatan dan Uni Emirat Arab (UEA) akan melakukan pembicaraan resmi menuju perjanjian perdagangan bebas bilateral, hal itu mereka umumkan pada Kamis 14/10.

Menteri Perdagangan Yeo Han-koo bertemu dengan mitranya dari UEA, Thani Ahmed Al Zeyoudi, di Dubai, dan mengeluarkan pernyataan bersama yang menyerukan untuk mendorong Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA), menurut Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi.

CEPA adalah jenis perjanjian perdagangan bebas yang menekankan lingkup kerja sama ekonomi dan pertukaran yang lebih luas di atas pembukaan pasar.

"UEA adalah negara mitra utama Korea Selatan di bawah `kemitraan strategis khusus` dan kedua negara telah bekerja erat di bidang energi dan tanggapan terhadap pandemi COVID-19," kata Yeo.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Kementerian perdagangan mengatakan akan segera memulai prosedur domestik untuk memulai pembicaraan dengan UEA, meskipun tidak memberikan tenggat waktu tertentu.

Baca juga :
Lestari Moerdijat Sebut Guru Perempuan Tentukan Arah Pembangunan Bangsa

Korea Selatan telah mencapai serangkaian perjanjian perdagangan bebas dengan mitra dagang utama, seperti yang dikutip dari The Korea Herald. Hal itu termasuk Amerika Serikat, Cina, serta Chili, Peru, Kolombia dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), dalam beberapa tahun terakhir sebagai bagian dari upayanya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi negara yang didorong oleh ekspor.

ASEAN terdiri dari Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, Singapura, dan Vietnam.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Perdagangan Bebas UEA Korsel Perjanjian Bilateral