Pejabat PBB Diusir dari Ethiopia, Sekjen PBB Terkejut

Akhyar Zein | Jum'at, 01/10/2021 14:01 WIB


Sebelumnya, Ethiopia memerintahkan para pejabat PBB untuk meninggalkan negara itu dalam waktu 72 jam. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres di Brussel, Belgia pada 23 Juni 2021 (foto: Anadolu Agency)

Katakini.com,- Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Kamis mengatakan bahwa dia "terkejut" dengan pengusiran tujuh pejabat senior PBB oleh Ethiopia karena "campur tangan dalam urusan dalam negeri."

Sekjen PBB mengatakan semua operasi kemanusiaan PBB dipandu oleh prinsip-prinsip inti kemanusiaan, ketidakberpihakan, netralitas dan kemerdekaan.

"Di Ethiopia, PBB memberikan bantuan penyelamatan - termasuk makanan, obat-obatan, air, dan pasokan sanitasi - kepada orang-orang yang sangat membutuhkan. Saya memiliki keyakinan penuh pada staf PBB yang berada di Ethiopia melakukan pekerjaan ini," kata Guterres dalam sebuah pernyataan.

Dia mengungkapkan PBB berkomitmen untuk membantu Ethiopia yang katanya mengandalkan bantuan kemanusiaan.

Baca juga :
MUI Minta Wacana War Tiket Haji Dikaji Lebih Mendalam

"Kami sekarang jalin kontak dengan Pemerintah Ethiopia dengan harapan bahwa staf PBB yang bersangkutan akan diizinkan untuk melanjutkan pekerjaan penting mereka," tutur dia.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

Sebelumnya, Ethiopia memerintahkan para pejabat PBB untuk meninggalkan negara itu dalam waktu 72 jam.

Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri, staf dari berbagai organisasi PBB telah dinyatakan sebagai "persona non grata" karena "campur tangan dalam urusan internal" negara.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Pernyataan itu tidak memberikan perincian lebih lanjut tetapi deklarasi itu dibuat sehubungan dengan operasi badan-badan PBB di wilayah Tigray, paling utara Ethiopia.

Sebuah wilayah berpenduduk 5,5 juta orang, Tigray berada di bawah sorotan internasional yang intens setelah konflik bersenjata dimulai antara pemerintah federal dan pasukan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF).(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
PBB Ethiopia Tigray konflik bersenjata