Israel Nuduh Iran Berikan Pelatihan Drone Kepada Milisi di Dekat Isfahan

Asrul | Senin, 13/09/2021 08:02 WIB


Iran menggunakan pangkalan udara Kashan di utara Isfahan untuk melatih operasi teror dari Yaman, Irak, Suriah, dan Lebanon dalam menerbangkan UAV (kendaraan udara tak berawak) buatan Iran. Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menyesuaikan maskernya saat rapat kabinet mingguan di kantor perdana menteri di Yerusalem pada 1 Agustus 2021. (Foto: Abir Sultan/Pool via Reuters)

Herzliya, katakini.com - Menteri pertahanan IsraelBenny Gantz menuduh Iran memberikan pelatihan pesawat tak berawak kepada milisi asing di sebuah pangkalan udara dekat kota Isfahan.

Israel telah menggabungkan serangan militer dengan tekanan diplomatik untuk mengalahkan musuh bebuyutannya, yang negosiasi nuklirnya dengan Barat menemui jalan buntu, untuk memperkuat pengaruh regional melalui gerilyawan sekutu.

Gantz mengatakan, Iran menggunakan pangkalan udara Kashan di utara Isfahan untuk melatih operasi teror dari Yaman, Irak, Suriah, dan Lebanon dalam menerbangkan UAV (kendaraan udara tak berawak) buatan Iran.

"Iran juga mencoba untuk mentransfer pengetahuan yang memungkinkan pembuatan UAV di Jalur Gaza, di perbatasan selatan Israel," ujar Gantz  pada konferensi di Universitas Reichman dekat Tel Aviv, dikutip dari Reuters, Senin (13/9).

Baca juga :
Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering Dibanding 3 Dekade Terakhir

Kantor Gantz memberikan apa yang dikatakannya sebagai gambar satelit yang menunjukkan UAV di landasan pacu di Kashan. Tidak ada komentar langsung dari Iran.

Baca juga :
Anggota Baleg DPR Soroti Potensi Tumpang Tindih Kewenangan Audit Kerugian Negara

Pelatihan Iran itu dilakukan sebulan setelah Teheran berada di bawah pengawasan global atas dugaan serangan pesawat tak berawak terhadap sebuah kapal tanker yang dikelola Israel di lepas pantai Oman.

Ledakan 29 Juli di Mercer Street, sebuah kapal tanker produk minyak milik Jepang berbendera Liberia di dekat mulut Teluk, rute pengiriman minyak utama, menewaskan dua awak, yaitu seorang Inggris dan seorang Rumania.

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan

Kapal tersebut dioperasikan dan dikelola oleh Zodiac Maritime yang berbasis di London, yang dimiliki oleh grup Ofer Global milik raja Israel Eyal Ofer.

Street menyimpulkan bahwa ledakan itu berasal dari pesawat tak berawak yang diproduksi di Iran, yang dituduh oleh kekuatan dunia lain dalam serangan itu. Namun, Iran membantah terlibat dalam serangan tersebut.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Israel Benny Gantz Iran Pesawat Tak Berawak