Lelang SUN Pemerintah Berhasil Serap Rp30 Triliun

Tim Cek Fakta | Rabu, 18/08/2021 20:17 WIB


Dengan adanya lelang ini, maka secara keseluruhan jumlah pembiayaan negara yang berasal dari lelang SUN selama Januari-Agustus 2021 mencapai Rp502,24 triliun. Ilustrasi Surat Utang Negara (SUN). Foto: pasardana

JAKARTA - Lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) pemerintah di pasar perdana berhasil menyerap Rp30 triliun dari jumlah penawaran masuk yang mencapai Rp77,07 triliun.

Keterangan pers Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, Rabu (18/8/2021), menyatakan realisasi lelang ini mendekati target indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp33 triliun.

Untuk seri SPN03211118, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 2,8176 persen.

Jumlah penawaran masuk untuk seri yang jatuh tempo pada 18 November 2021 mencapai Rp5,115 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 2,8 persen dan imbal hasil tertinggi 3,0 persen.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Untuk seri SPN12220819, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2 triliun, dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 3,074 persen.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Jumlah penawaran masuk untuk seri yang jatuh tempo pada 19 Agustus 2022 mencapai Rp8,0 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 3,04 persen dan imbal hasil tertinggi 3,34 persen.

Untuk seri FR0090, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp9,45 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,2772 persen.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Jumlah penawaran untuk seri yang jatuh tempo pada 15 April 2027 mencapai Rp18,17 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 5,25 persen dan imbal hasil tertinggi 5,45 persen.

Untuk seri FR0091, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp8,75 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,29997 persen.

Jumlah penawaran untuk seri yang jatuh tempo pada 15 April 2032 mencapai Rp25,22 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,26 persen dan imbal hasil tertinggi 6,5 persen.

Untuk seri FR0088, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,35 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,32934 persen.

Jumlah penawaran untuk seri yang jatuh tempo pada 15 Juni 2036 mencapai Rp3,31 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,27 persen dan imbal hasil tertinggi 6,4 persen.

Untuk seri FR0092, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp6,45 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,92783 persen.

Jumlah penawaran untuk seri yang jatuh tempo pada 15 Juni 2042 mencapai Rp14,77 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,88 persen dan imbal hasil tertinggi 7,2 persen.

Untuk seri FR0089, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,87929 persen.

Jumlah penawaran untuk seri yang jatuh tempo pada 15 Agustus 2051 mencapai Rp2,46 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 6,84 persen dan imbal hasil tertinggi 7,07 persen.

Dengan adanya lelang ini, maka secara keseluruhan jumlah pembiayaan negara yang berasal dari lelang SUN selama Januari-Agustus 2021 mencapai Rp502,24 triliun. Demikian antaranews memberitakan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
lelang SUN surat utang