Afsel Bakal Terjunkan 25 Ribu Tentara untuk Atasi Meluasnya Penjarahan

| Kamis, 15/07/2021 17:19 WIB


Sekitar 72 orang tewas dan lebih dari 1.700 lainnya ditangkap sejak pemenjaraan mantan presiden Jacob Zuma, kondisi yang memicu kerusuhan terburuk di negara itu selama bertahun-tahun. Tentara menangkap pelaku penjarahan di Afrika Selatan (Foto BBC)

Cape Town, katakini.com - Pemerintah Afrika Selatan berencana mengerahkan 25.000 tentara, setelah aski penjarahan dan kekerasan selama beberapa hari terakhir makin meluas.

Sekitar 72 orang tewas dan lebih dari 1.700 lainnya ditangkap sejak pemenjaraan mantan presiden Jacob Zuma, kondisi yang memicu kerusuhan terburuk di negara itu selama bertahun-tahun.

Dikutip dari BBC pada Kamis (15/7), ratusan toko dan bisnis telah dijarah dan pemerintah mengatakan mereka bertindak untuk mencegah kekurangan makanan.

Warga mempersenjatai diri dan membentuk kelompok main hakim sendiri, untuk melindungi properti mereka dari amukan massa.

Baca juga :
PBB Sebut Serangan Israel di Lebanon Hambat Penyaluran Bantuan

Sekitar 208 insiden penjarahan dan perusakan tercatat pada Rabu (14/7), menurut keterangan pemerintah, dengan jumlah tentara yang dikerahkan dua kali lipat menjadi 5.000.

Baca juga :
Hari Kentang Sedunia 30 Mei: Ini Sejarah dan Tujuan Peringatannya

Namun Menteri Pertahanan Nosiviwe Mapisa-Nqakula memastikan telah mengajukan permintaan untuk pengerahan 25.000 tentara, ke dua provinsi yang dilanda kekerasan yakni KwaZulu-Natal di mana Durban berada, dan Gauteng yang mencakup Johannesburg.

Baca juga :
AS Sita Aset Kripto Iran Senilai 1 Miliar Dolar AS
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Afrika Selatan Penjarahan Kekerasan Jacob Zuma