Penggunaan Keamanan Israel Lindungi Wisatawan Ditolak Mesir

Asrul | Jum'at, 25/06/2021 07:02 WIB


Mesir menolak permintaan Israel untuk mengizinkan personel keamanan bersenjata Israel di tanah Mesir untuk menjaga turis Israel di negara tersebut. KTT dua hari di Sharm el-Sheikh Mesir bertujuan untuk memperkuat hubungan Arab-Eropa (Mohamed el-Shahed/AFP)

Jakarta, katakini.com - Mesir dan Israel gagal menyepakati persyaratan untuk dimulainya kembali penerbangan antara Tel Aviv dan kota resor Mesir Sharm El Sheikh, tujuan wisata populer di kalangan orang Israel,

Dilansir Middleeast, Jumat (25/06), Mesir menolak permintaan Israel untuk mengizinkan personel keamanan bersenjata Israel di tanah Mesir untuk menjaga turis Israel di negara tersebut.

Israel ingin pasukan keamanannya mengawal dan mengamankan penerbangan ke resor Mesir.

Delegasi keamanan Israel tiba di resor Mesir Sharm El Sheikh pada hari Selasa di mana pembicaraan diadakan dengan pihak berwenang Mesir tentang dimulainya kembali penerbangan antara Israel dan Semenanjung Sinai Mesir, di mana Sharm El Sheikh berada.

Baca juga :
Ini 7 Fakta Menarik Ikan Sapu-Sapu, Benarkah Bisa Dimakan?

Semenanjung itu menjadi sasaran Perang Enam Hari 1967 dan Perang Oktober 1973 antara Mesir dan Israel. 

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

Mesir memulihkan kedaulatannya atas wilayah tersebut setelah perang dan perjanjian damai berikutnya, yang pertama antara Israel dan negara Arab.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pemerintah Mesir Pasukan Israel Wisatawan Mancanegara