3 RS di Jakarta Dikonversi Khusus Tangani Covid-19

Akhyar Zein | Kamis, 24/06/2021 19:34 WIB


Saat ini seluruh tempat tidur khusus Covid-19 di RSUP Fatmawati sebanyak 261 telah terisi penuh Tangkapan layar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual yang dipantau di Jakarta, Kamis (24/6/2021)(foto: AntaraYoutube Kementerian Kesehatan RI/pri.)

Jakarta, Katakini.com- Kementerian Kesehatan mengonversi tiga rumah sakit di Jakarta menjadi rumah sakit khusus untuk menangani Covid-19, menyusul lonjakan kasus yang masih terjadi.

Ketiga rumah sakit tersebut yakni RSUP Fatmawati, RSUP Persahabatan, dan RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso.

“Diharapkan dengan konversi tiga rumah sakit ini untuk full Covid-19 dapat membantu dan semakin menambah tempat perawatan,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, melalui konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan konversi ini dilakukan mengingat tempat tidur isolasi dan ICU di Jakarta khusus Covid-19 telah terisi hingga 90 persen.

Baca juga :
Anggota Baleg DPR Soroti Potensi Tumpang Tindih Kewenangan Audit Kerugian Negara

Pelaksana tugas Direktur RSUP Fatmawati Azhar Jaya mengatakan akan meningkatkan kapasitas tempat tidur khusus Covid-19 menjadi 350 tempat tidur hingga awal Juli 2021.

Baca juga :
Habiburokhman Apresiasi BEM-IKM FH UI Respons Cepat Kasus Pelecehan

Saat ini seluruh tempat tidur khusus Covid-19 di RSUP Fatmawati sebanyak 261 telah terisi penuh.

“Tentu kami akan berusaha sekuat tenaga (menambah kapasitas), kami akan mengurangi pasien umum kami secara alamiah, tentu saja kami tidak bisa memulangkan paksa tapi secara alamiah kami sudah atur,” kata Azhar.

Baca juga :
Ini Berbagai Nasihat dari Rasulullah SAW untuk Para Wanita Muslim

Azhar juga meminta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan mengingat kapasitas rumah sakit akan mencapai batasnya meski terus ditambah.

“Kami bebannya juga cukup berat sebagai tenaga kesehatan. Kami mohon kita semua sama-sama menjaga supaya kita bisa melewati fase peningkatan ini dengan baik,” ujar dia.

Direktur Utama RSPI Sulianto Saroso Mohammad Syahril juga meminta masyarakat untuk menjalani isolasi mandiri, sehingga kapasitas rumah sakit dapat diprioritaskan untuk pasien bergejala berat dan kritis.

Rumah sakit juga akan menambah tenaga kesehatan dan menjanjikan suplai obat serta oksigen untuk pasien mencukupi.

“Obat cukup untuk dua-tiga bulan ke depan, termasuk alat pelindung diri,” kata Syahril.

“Untuk oksigen kami sudah memastikan ke pihak pemasok untuk menjamin ketersediaan oksigen saat ini maupun nanti lonjakan kasus selesai,” lanjut dia.

Indonesia melaporkan lebih dari 20 ribu kasus baru Covid-19 pada Minggu, yang merupakan rekor tertinggi selama pandemi.

Menurut Kementerian Kesehatan, lonjakan kasus yang terjadi saat ini merupakan dampak dari meningkatnya mobilitas selama libur Lebaran.

Selain itu, rendahnya kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dan munculnya kasus-kasus infeksi dengan varian Covid-19 yang menjadi perhatian (variant of concern) juga memperburuk situasi penularan di Indonesia.(AA)

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
rumah sakit Covid 19 RSUP Fatmawati