Korban Tewas Korban Militer Myanmar Jadi 865 Orang

Akhyar Zein | Kamis, 17/06/2021 10:50 WIB


AAPP mencatat 4.911 orang masih ditahan, di mana 182 orang di antaranya dijatuhi hukuman. Orang-orang membawa peti mati seorang pria yang tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan Myanmar, saat dikremasi di Yangon, Myanmar, Senin, 29 Maret 2021. (foto: AP/ republika.co.id)

Katakini.com, - Kelompok masyarakat sipil melaporkan pasukan junta telah menewaskan 865 orang sejak kudeta militer pada 1 Februari.

Dalam laporan Asosiasi Pendamping untuk Tahanan Politik (AAPP), Kamis dini hari, korban bertambah satu orang asal Mandalay yang tewas pada Selasa dan didokumentasikan Rabu.

AAPP mencatat 4.911 orang masih ditahan, di mana 182 orang di antaranya dijatuhi hukuman.

Pada 14 Juni, Su Paing Htwe alias Paing Paing tewas karena pendarahan parah setelah tertembak oleh pasukan junta di Kotapraja Pyigyidagun, Mandalay.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

AAPP mengungkapkan Paing Paing tidak mendapatkan perawatan yang memadai atas luka tembak di bagian perutnya.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

AAPP sekaligus melaporkan pasukan junta membakar rumah-rumah di Desa Kingma, Kotapraja Pauk, Magway, pada 15 Juni.

Akibatnya, sejumlah lansia dan seorang warga difabel tewas terbunuh dan hewan ternak mati.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

“Selain itu, seorang penduduk desa tertembak di bagian paha dan sejumlah warga desa ditangkap,” ungkap AAPP dalam keterangannya.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Myanmar tewas militer AAPP