Satgas: Kabupaten/Kota Zona Oranye Dominasi Tujuan Mudik

Akhyar Zein | Selasa, 11/05/2021 19:20 WIB


Satgas Covid-19 meminta kepala daerah di zona oranye mengeluarkan kebijakan pembatasan demi mencegah penularan Covid-19 Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito (Dok. BNPB)

Jakarta, Katakini.com - Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, kabupaten/kota yang termasuk zona oranye menjadi tujuan para mudik.

Adapun zona oranye adalah daerah dengan risiko penularan Covid-19 yang berisiko sedang.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama mengingat di provinsi-provinsi ini penularan lebih mungkin terjadi dengan cepat,” ungkap Wiku dalam konferensi pers virtual, Selasa.

Berdasarkan data Satgas per 9 Mei 2021, terdapat 324 kabupaten/kota di zona oranye yang tersebar di provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Sumatera Barat.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Kabupaten/kota di zona oranye itu, antara lain, Cilacap, Brebes, Semarang, Garut, Tasikmalaya, Bekasi, Sidoarjo, Gresik, Samosir, Kota Medan, Musi Banyuasin, Muara Enim, Solok, serta Kota Padang.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Wiku meminta kepala daerah di wilayah tersebut untuk segera mengeluarkan kebijakan pembatasan demi mencegah penularan Covid-19.

Satgas berharap kebijakan pemerintah daerah dapat mencegah peningkatan kasus Covid-19.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Wiku menegaskan larangan mudik selama 6-17 Mei 2021 tersebut berlaku di seluruh wilayah Indonesia, termasuk kabupaten/kota yang saling terhubung.

“Silakan lakukan silaturahmi yang menjadi hak sosial dan beragama setiap warga negara secara virtual,” ucap Wiku.

Selama larangan mudik, polisi berjaga di 381 titik lokasi untuk mencegah pemudik melintas.

Meski telah ada larangan mudik, masih ada masyarakat yang nekat mudik.

Pemerintah menyatakan 4.123 pemudik Lebaran tahun ini diketahui positif Covid-19 setelah diperiksa tes usap dalam Operasi Ketupat.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan tes usap dilakukan pada 6.742 orang pemudik secara acak.

Dari 4.123 orang positif, 1.686 orang di antaranya melakukan isolasi mandiri dan 75 orang lainnya dalam perawatan.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Wiku Adisasmito zona oranye nekat mudik