Patut Ditiru, Begini Cara Qatar Hadapi Perubahan Iklim

Asrul | Rabu, 05/05/2021 16:03 WIB


produksi budidaya ikan diharapkan dapat mencegah menipisnya stok ikan di perairan lepas pantai, yang aksesnya diatur oleh otoritas Qatar. Peternakan ikan [James MacDonald / Bloomberg via Getty Images]

Jakarta, katakini.com - Qatar berencana untuk memperluas budidaya ikan untuk memenuhi permintaan ikan segar yang terus meningkat di pasar lokalnya dan mempertahankan stok di perairan lepas pantai Teluk dalam menghadapi perubahan iklim yang menghancurkan.

Dilansir Middleeast, Rabu (05/05), produksi budidaya ikan diharapkan dapat mencegah menipisnya stok ikan di perairan lepas pantai, yang aksesnya diatur oleh otoritas Qatar.

"Meskipun ikan di Teluk secara umum telah beradaptasi dengan suhu air yang lebih tinggi, frekuensi dan cakupan pemutihan terumbu karang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa kawasan itu berisiko nyata kehilangan ekosistem keanekaragaman hayati dalam beberapa dekade mendatang," kata Asisten Profesor Riset di Universitas Qatar Jajaran Pedro.

Menurut Greenpeace, pemanasan global yang dibarengi dengan penangkapan ikan yang berlebihan dapat menyebabkan penurunan 30 persen potensi tangkapan ikan di perairan Qatar di masa mendatang pada akhir abad ini.

Baca juga :
De Ligt Terancam Absen hingga Akhir Musim Akibar Cedera Kronis

Negara Teluk meluncurkan program ketahanan pangan baru pada tahun 2018 sebagai tanggapan atas prediksi tersebut. Pada tahun 2020, Qatar menghasilkan 15.087 ton ikan sebagai bagian dari inisiatif ini.

Baca juga :
Meski Gencatan Senjata, Israel Tegaskan Operasi terhadap Hizbullah Belum Selesai
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pemerintah Qatar Budidaya Ikan Perubahan Iklim