Warga India dan Brazil Dilarang Masuk ke Lebabon

Asrul | Jum'at, 30/04/2021 13:12 WIB


Setiap kedatangan dari India atau Brasil harus tinggal 14 hari di negara lain sebelum diizinkan memasuki Lebanon Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin Astrazeneca / Oxford di Osvaldo Cruz Foundation (FIOCRUZ) pada tanggal 23 Januari 2021 di Rio de Janeiro, Brasil [Andre Coelho / Getty Images]

Jakarta, katakini.com - Lebanon meminta operator yang beroperasi di Bandara Internasional Beirut untuk mencegah penumpang dari India dan Brasil mendarat karena lonjakan infeksi virus korona di negara-negara tersebut.

Setiap kedatangan dari India atau Brasil harus tinggal 14 hari di negara lain sebelum diizinkan memasuki Lebanon, menurut pernyataan Kementerian Pekerjaan Umum dan Transportasi.

Dilansir Middleeast, Jumat (30/04), Ruang Operasi Nasional mengumumkan pada hari Rabu bahwa penguncian total dan jam malam akan diberlakukan di Lebanon dari 1 Mei hingga 4 Mei.

Kasus Covid-19 di Lebanon mencapai 522.763 pada Rabu, termasuk 7.197 kematian dan 453.865 sembuh.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

India saat ini mengalami peningkatan infeksi yang meroket di mana sejak pertengahan April tercatat lebih dari 300.000 infeksi setiap hari yang telah membuat sistem kesehatannya hampir runtuh.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Sementara itu Brasil memiliki jumlah infeksi tertinggi ketiga setelah India dan Amerika Serikat.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pemerintah Lebanon Warga India Negara Brazil