Tiga Orang Meninggal Akibat Longsor di Sekitar Area PLTU Batang Toru, Sumatera Utara

Akhyar Zein | Jum'at, 30/04/2021 13:02 WIB


Hingga saat ini, tim gabungan masih mencari korban menggunakan alat berat, total korban longsor 12 orang Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Tapsel, TNI, Brimob, Polres Tapsel, dan internal PLTA Batangtoru, serta relawan dan masyarakat mencari korban hilang saat longsor di Batangtoru, Tapsel, Sabtu (5/12/2020). (Foto: Istimewa)

Katakini.com - Tiga orang meninggal dunia akibat longsor yang terjadi di sekitar lokasi proyek pembangunan PLTA Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis.

Humas SAR Medan, Hisar Turnip mengungkapkan, bencana longsor tersebut disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

"Jumlah 12 orang, tiga orang sudah dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Identitas detail korban belum diketahui," ungkap Hisar, Jumat.

PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) selaku pengelola PLTA Batang Toru, juga membenarkan kejadian tersebut.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

PT NSHE mengungkapkan, dua karyawan perusahaan asal China yang juga mengerjakan proyek PLTA Batang Toru, Sinohydro, menjadi korban.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Communication dan External Affairs Director PT NSHE Firman Taufick mengungkapkan, awalnya tiga karyawan Sinohydro, terdiri dari seorang WNI dan dua warga negara asing, mengecek banjir lumpur setinggi 50 sentimeter di jalan R17 K4+100 Bridge 6.

Firman menuturkan, pihak Sinohydro curiga banjir lumpur akibat hujan lebat di lokasi tersebut akan menyebabkan longsor.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

"Setelah melakukan pengecekan dan mengambil dokumentasi sekitar pukul 18.20, terjadi bencana longsor yang langsung menimpa dan menggulung para karyawan Sinohydro tersebut," ungkap Firman dalam keterangan tertulis, Jumat.

Menurut Firman, salah satu karyawan asing bernama Xie berhasil menyelamatkan diri karena sempat melihat adanya longsoran.

Namun, dua karyawan lain bernama Long Quan dan Dolan Sitompul tergulung longsor.

"Lokasi kejadian dan lokasi kedai kopi yang terkena longsor saat ini sudah diamankan oleh pihak aparat agar tidak ada yang mendekat, karena dikhawatirkan masih akan terjadi longsor," ucap Firman.

Hingga saat ini, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Selatan, TNI, dan Polri, masih mencari korban menggunakan alat berat.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
longsor PLTA Batang Toru China