PKS Minta Keringanan Pajak Bagi Masyarakat Kelas Menengah Bawah

Asrul | Kamis, 29/04/2021 06:22 WIB


insentif pajak yang merupakan usulkan PKS ini berupa pembebasan pajak STNK roda dua dan pembebasan pajak penghasilan (PPh) untuk masyarakat berpenghasilan kurang dari 8 juta rupiah perbulan. Anggota DPR dari Partai Keadilan Sejahtera, Anis Byarwati

Jakarta, katakini.com - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati, mengusulkan agar pemerintah memberikan keringanan pajak bagi masyarakat menengah-bawah yang merupakan kelompok yang paling besar terdampak pandemic secara ekonomi, khususnya bagi pekerja, buruh, dan karyawan.

Hal ini disampaikan Anis saat rombongan DPP PKS yang berkunjung dan menjalin silaturahim dengan DPP PDIP di Jakarta, Selasa (27/04) lalu.

Menurut Anis, insentif pajak yang merupakan usulkan PKS ini berupa pembebasan pajak STNK roda dua dan pembebasan pajak penghasilan (PPh) untuk masyarakat berpenghasilan kurang dari 8 juta rupiah perbulan.

“Kedua insentif pajak ini sangat tepat sasaran karena memiliki target kelompok masyarakat berpenghasilan menengah kebawah yang menopang konsumsi masyarakat,” ujar Anis.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Sementara itu, silaturahim ini sendiri merupakan silaturahim Kebangsaan yang dilakukan PKS dengan berbagai elemen bangsa. Sebelumnya, PKS telah bersilaturahim dengan PPP dan Partai Demokrat.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Menurut Anis yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI ini, secara khusus, silaturahim dengan DPP PDIP ini membawa makna bahwa, sikap politik yang berbeda antara dua partai ini; PDIP-P yang ada di dalam pemerintahan, dan PKS yang meneguhkan diri sebagai oposisi, bukan berarti tidak bisa berdialog.

“PKS dan PDIP berbeda sikap politik. PDIP adalah partai pengusung pemerintah, dan PKS mengambil sikap sebagai partai penyeimbang.. Kami menyambangi Teman-teman PDIP di bulan Ramadhan ini untuk menunjukkan bahwa perbedaan sikap politik ini tidak berarti bahwa PKS tidak bisa berdialog dengan PDIP”, ujar Anis.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Pada kesempatan ini, PKS juga menyampaikan pokok-pokok pikiran PKS mengenai dampak serius pandemi Covid-19 bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya para pekerja, pelaku UMKM, dan masyarakat miskin. Inilah momentum bagi negara, agar hadir untuk meringankan beban rakyat.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Keringanan Pajak Keluarga Menengah Anis Bryarwati