Sebar Misinformasi COVID-19, Facebook Blokir Anggota Parlemen Australia Craig Kelly

Asrul | Senin, 26/04/2021 13:33 WIB


Facebook mengatakan telah menghapus halaman populernya secara permanen setelah pelanggaran berulang terhadap kebijakannya. Logo Facebook. Kelompok hak-hak sipil, Muslim Advocates, yang berbasis di AS, menggugat Facebook Inc pada 8 April 2021. (Foto: AP)

Sydney, katakini.com - Facebook menghapus halaman anggota parlemen Australia, Craig Kelly karena berulang kali menjajakan misinformasi pandemi COVID-19. Demikian kata raksasa media sosial itu pada Senin (26/4).

Kelly sebelumnya memiliki postingan yang diblokir di platform dan dipaksa untuk keluar dari Partai Liberal yang berkuasa, di tengah pernyataan kontroversial tentang keamanan vaksin, penguncian, dan perawatan COVID-19 yang tidak terbukti.

Facebook mengatakan telah menghapus halaman populernya secara permanen setelah pelanggaran berulang terhadap kebijakannya.

"Kami tidak mengizinkan siapa pun, termasuk pejabat terpilih, untuk berbagi informasi yang salah tentang COVID-19 yang dapat menyebabkan kerusakan fisik atau vaksin COVID-19 yang telah dibantah oleh pakar kesehatan masyarakat," kata seorang juru bicara dalam sebuah pernyataan.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Akun Facebook Kelly, di mana ia juga sering mengecilkan perubahan iklim menarik sekitar enam juta tampilan video dan lima juta interaksi pada tahun 2020, menurut alat data CrowdTangle.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Kelly mengatakan kepada penyiar publik ABC bahwa keputusan raksasa teknologi itu sama dengan "penyensoran". "Gagasan bahwa mereka adalah pemasok semua kebenaran benar-benar keterlaluan," katanya.

Sebelum diturunkan, halaman Kelly memuat peringatan tentang potensi misinformasi COVID-19. Beberapa postingan juga telah dihapus.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Pada bulan Februari, Kelly mundur dari pemerintahan konservatif setelah ditegur oleh Perdana Menteri Scott Morrison atas pernyataan publiknya dan setelah kegagalan untuk memecat seorang ajudan yang menghadapi berbagai tuduhan sentuhan yang tidak pantas.

Kelly saat ini adalah anggota parlemen independen. (AFP)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Australia Craig Kelly Facebook Misinformasi COVID 19