Bukalapak Kantungi Pendanaan Senilai $234 Juta

akhyar | Kamis, 15/04/2021 08:02 WIB


Putaran pendanaan untuk start-up berusia 11 tahun, yang mengklaim memiliki lebih dari 100 juta pengguna, juga termasuk SC Ventures, anak perusahaan investasi Standard Chartered, dan portal web Korea Selatan, Naver Corp. Laman Bukalapak.com. (foto:VOA)

Katakini.com - Perusahaan e-commerce Bukalapak berhasil mendapatkan dana segar senilai $234 juta dalam putaran pendanaan yang dipimpin oleh Microsoft, GIC, perusahaan pengelola dana investasi asal Singapura, dan konglomerat media lokal Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Hal itu terungkap dalam dokumen penjualan yang diperoleh Reuters.

Putaran pendanaan terbaru datang di tengah meningkatnya minat investor dunia untuk mendapatkan eksposur ke sektor teknologi Asia Tenggara yang berkembang pesat dengan prospek listing perusahaan rintisan (startup) yang bernilai puluhan miliar dolar.

Putaran pendanaan untuk start-up berusia 11 tahun, yang mengklaim memiliki lebih dari 100 juta pengguna, juga termasuk SC Ventures, anak perusahaan investasi Standard Chartered, dan portal web Korea Selatan, Naver Corp.

Bukalapak, yang pada Oktober 2019 mengatakan memiliki valuasi lebih dari $ 2,5 miliar, menolak berkomentar. Sumber mengatakan kepada Reuters bahwa perusahaan tersebut saat ini berencana untuk melantai di Bursa Efek Indonesia. Pihak perusahaan telah menunjuk Mandiri Sekuritas, sebelum melakukan merger dengan perusahaan akuisisi bertujuan khusus (SPAC) di Amerika Serikat.

Baca juga :
Kapan Ruh Bertemu Malaikat Setelah Meninggal Dunia?

Grab mengumumkan pada Selasa (13/4) mengenai kesepakatan perusahaan untuk merger dengan Altimeter Growth Corp. Valuasi kedua perusahaan tersebut diperkirakan akan mencapai hampir $40 miliar.

Baca juga :
Tutup Kaukus AIPA, BKSAP: Resolusi Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Bukalapak diperkirakan akan menghadapi persaingan pasar publik yang ketat dari perusahaan transportasi online Gojek dan pesaingnya yang lebih besar, Tokopedia, yang menurut sumber hampir menyelesaikan merger menjelang dual listing di Jakarta dan Amerika Serikat

Baca juga :
Semester I 2026, Pendapatan Usaha Injourney Airports Rp10,23 Triliun
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bukalapak startup $234 juta