Kini Filipina Kembali Berhasil Selamatkan Sisa WNI Sandera Abu Sayyaf

Asrul | Senin, 22/03/2021 16:03 WIB


Operasi gabungan Aparat Keamanan Filipina berhasil mendesak posisi Kelompok ASG dalam kontak senjata dan kemudian menyelamatkan WNI pada saat ASG mencoba melarikan diri.  Kelompok Abu Sayyaf diduga dalang menculikan dua nelayan Indonesia (Foto: Ist)

Jakarta, katakini.com - Menyusul diselamatkannya tiga warga negara Indonesia (WNI) korban sandera Kelompok Abu Sayyaf (ASG) pada Kamis (18/3), seorang sandera WNI kembali berhasil diselamatkan di Pulau Kalupag pada Minggu (21/3). 

Operasi gabungan Aparat Keamanan Filipina berhasil mendesak posisi Kelompok ASG dalam kontak senjata dan kemudian menyelamatkan WNI pada saat ASG mencoba melarikan diri. 

Konsultan Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Davao melalui anggota TNI di Border Crossing Station Indonesia di Bongao, Tawi Tawi telah menemui dan memeriksa kondisi WNI tersebut.

Selanjutnya WNI tersebut bersama tiga WNI yang telah diselamatkan sebelumnya akan dibawa ke Zamboanga sebelum diterbangkan ke Manila.

Baca juga :
Evakuasi WNI dari Iran Berlanjut, 45 Orang Tiba di Soetta Bertahap

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu RI) melalui KBRI Manila dan KJRI Davao City akan berkoordinasi dengan Pemerintah Filipina untuk proses repatriasi ke Indonesia. 

Baca juga :
Hadapi Musim Kemarau Panjang 2026, BMKG Dorong Penguatan Mitigasi Lintas Sektor

Dengan diselamatkan WNI tersebut, maka seluruh WNI yang disandera ASG telah berhasil dibebaskan.

"Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang baik dengan Pemerintah dan Aparat Keamanan Filipina," tulis Kemenlu RI dalam keterangannya diterima Jurnas.com.

Baca juga :
Mendes Yandri Dorong Pengembangan Desa di Gowa Jadi Destinasi Wisata
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
WNI Filipina Kemenlu RI Abu Sayyaf