Sebanyak 400.000 Vaksin Sinopharm Disumbangkan oleh China untuk Negara Afrika Barat

Asrul | Senin, 22/03/2021 07:05 WIB


China telah menyumbangkan vaksin ke beberapa negara Afrika lainnya karena bertujuan untuk menumbuhkan niat baik melalui apa yang disebut diplomasi vaksin. Ilustrasi vaksin Covid-19. (foto Reuters)

Dakar, katakini.com - China menyumbangkan 400.000 dosis vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh Sinopharm ke Niger pada Minggu (21/3). Itu merupakan vaksin pertama yang diterima negara Afrika Barat itu.

Vaksinasi lambat dimulai di banyak negara Afrika, terutama mengandalkan vaksin gratis dari COVAX, sebuah program yang didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan organisasi internasional lainnya.

China telah menyumbangkan vaksin ke beberapa negara Afrika lainnya karena bertujuan untuk menumbuhkan niat baik melalui apa yang disebut diplomasi vaksin.

Presiden Niger, Mahamadou Issoufou menerima vaksin pada sebuah upacara di ibu kota Niamey yang juga dihadiri oleh duta besar China. "Mulai Sabtu depan, 27 Maret 2021, kami akan mulai memvaksinasi penduduk Nigerien dengan vaksin ini," kata Issoufou.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

Niger telah melaporkan 4.911 infeksi dan 185 kematian terkait COVID-19. (Reuters)

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Vaksin COVID 19 Afrika Barat Sinopharm