Atas Pembunuhan Jurnalis Khashoggi, AS Sanksi Uni Elit Arab Saudi

Asrul | Sabtu, 27/02/2021 07:03 WIB


Presiden AS, Joe Biden mendeklasifikasi laporan intelijen yang menemukan bahwa Putra Mahkota Mohammed memerintahkan pembunuhan Khashoggi pada 2018 di konsulat Saudi di Istanbul. Bendera Kebangsaan Arab Saudi. (Foto: Ahmat Bolat/Anadolu Agency)

Washington, katakini.com - Amerika Serikat (AS) pada Jumat (26/2) menjatuhkan sanksi pada unit elit Saudi serta mantan pejabat intelijen atas peran mereka dalam pembunuhan jurnalis pembangkang Jamal Khashoggi.

Departemen Keuangan AS mengatakan akan memblokir aset dan mengkriminalisasi transaksi dengan Pasukan Intervensi Cepat, yang menurut laporan intelijen yang tidak diklasifikasikan bertanggung jawab kepada Putra Mahkota Mohammed bin Salman, serta mantan pejabat intelijen Ahmad al-Assiri.

"Mereka yang terlibat dalam pembunuhan menjijikkan terhadap Jamal Khashoggi harus dimintai pertanggungjawaban," kata Menteri Keuangan AS, Janet Yellen dalam sebuah pernyataan.

"AS bersatu dengan jurnalis dan pembangkang politik dalam menentang ancaman kekerasan dan intimidasi," sambung dia.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Presiden AS, Joe Biden mendeklasifikasi laporan intelijen yang menemukan bahwa Putra Mahkota Mohammed memerintahkan pembunuhan Khashoggi pada 2018 di konsulat Saudi di Istanbul.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Laporan itu mengatakan bahwa tujuh dari 15 anggota regu pembunuh adalah anggota Pasukan Intelijen Cepat.

Assiri, bagian dari lingkaran dalam putra mahkota, dibebaskan dalam persidangan tertutup di Arab Saudi yang dikritik tajam oleh kelompok-kelompok hak asasi. (AFP)

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
AS Jamal Khashoggi Arab Saudi Mohammed bin Salman