Filipina Peringatkan Aksi Rasisme di Amerika Serikat
akhyar | Jum'at, 26/02/2021 18:21 WIB
Ilustrasi: Demonstrasi anti-rasisme di Amerika Serikat. (Foto Anadolu Agency)
Katakini.com - Kedutaan Besar Filipina di Washington meminta warganya di Amerika Serikat untuk "sangat berhati-hati" di tengah gelombang serangan terhadap orang keturunan Asia di berbagai bagian negara itu.
Dalam sebuah pernyataan, kedutaan mengatakan pihaknya mencatat meningkatnya jumlah serangan terhadap orang Amerika
keturunan Asia.
“Warga Filipina disarankan untuk
sangat berhati-hati dalam melihat insiden ini. Mereka yang mengalami serangan disarankan segera menelepon 911 untuk melaporkan insiden,” ujar kedutaan seperti dilansir the Phill Star, Jumat.
Media-media di AS melaporkan serangkaian insiden serangan
verbal dan fisik pada orang Asia di negara itu ketika pandemi Covid-19 melanda.
Awal bulan ini, seorang pria Filipina disayat di wajahnya saat menggunakankereta bawah tanah New York.
Kedutaan dan konsulat jenderal di AS meminta pemerintah federal, negara bagian, dan lokal untuk memastikan perlindungan bagi orang-orang
keturunan Asia, termasuk orang Filipina.
Antara 19 Maret - 31 Desember 2020, Stop AAPI (Penduduk Kepulauan Pasifik Amerika Asia) menerima 2.808 akun kebencian anti-Asia dari 47 negara bagian dan Distrik Columbia.
Dari serangan tersebut, 70,9 persen adalah insiden pelecehan
verbal, pengucilan atau penghindaran terdiri dari 21,4 persen.
Sementara kekerasan fisik mencapai 8,7 persen, batuk atau meludah 6,4 persen.
“Kami sangat marah dengan insiden mengganggu yang kami seminggu terakhir ini. Para tetua Amerika
keturunan Asia
diserang di San Francisco Bay Area.
“Serangan kekerasan ini menghancurkan komunitas kami. Karena itu adalah bagian dari peningkatan yang mengkhawatirkan dalam kebencian anti-Asia Amerika selama pandemi Covid-19,” ujar Stop AAPI Hate dalam sebuah pernyataan.(Anadolu Agency)
KEYWORD :
sangat berhati hati keturunan verbal diserang