Demonstrasi Antikudeta di Myanmar Masuk Hari Ketujuh

akhyar | Sabtu, 13/02/2021 14:21 WIB


Para demonstran juga memprotes penangkapan Hein Min Aung, seorang peramal yang mendoakan kegagalan diktator Masa demonstrasi anti kudeta di Myanmar (Foto: AP/STR)

 
Katakini.com - Penduduk di kota terbesar di Myanmar, Yangon, melanjutkan aksi protes mereka pada Jumat.

Mereka menyerukan pada polisi agar membebaskan peramal yang ditangkap paskakudeta.

Polisi menahan peramal muda Hein Min Aung di Okapala Selatan pada Kamis, setelah rekaman videonya viral di mana dia terlihat menyalakan lilin dan mendoakan kegagalan kediktatoran.

Meski diberlakukan jam malam, ratusan warga berkumpul di depan kantor polisi tempat Hein Min Aung ditahan.

Baca juga :
Prediksi Starting XI Barcelona vs Rayo Vallecano

“Penangkapan itu tidak sesuai hukum. Kami tidak bisa membiarkan itu terjadi," kata seorang demonstran.

Baca juga :
Hukum Mengkhususkan Jumlah Dzikir Menurut Dalil Syariat Islam

Protes antikudeta telah berlangsung selama tujuh hari berturut-turut sejak militer mengambilalih kekuasaan.(Anadolu Agency)

Baca juga :
Muktamar NU, Fatayat Serukan FANTIK: Hentikan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
aksi protes kegagalan kediktatoran Hein Min Aung