Korea Selatan Impor 16 Juta vaksin Pfizer dan Johnson & Johnson

Rusman | Kamis, 24/12/2020 08:20 WIB


Vaksin Janssen akan siap untuk inokulasi mulai kuartal kedua tahun 2020, dan vaksin Pfizer akan dikirimkan pada kuartal ketiga Menurut ilmuwan Inggris, vaksin Covid-19 baru akan tersedia paling cepat awal tahun depan (Foto: Mirror)

Seoul, katakini.com - Korea Selatan telah menandatangani kesepakatan dengan Pfizer dan Johnson & Johnson`s Janssen untuk mengimpor vaksin virus corona (COVID-19) masing-masing untuk 10 juta orang dan 6 juta.

Demikian kata Perdana Menteri Korea Selatan, Chung Sye-kyun dalam briefing yang disiarkan televisi pada Kamis (24/12).

Pemerintah sebelumnya telah mengatur membeli vaksin dari empat perusahaan, termasuk Janssen dan Pfizer dan inisiatif COVAX global, yang didukung Organisasi Kesehatan Dunia, sebagai bagian dari program yang mencakup hingga 85 persen dari populasinya.

Chung mengatakan vaksin Janssen akan siap untuk inokulasi mulai kuartal kedua tahun 2020, dan vaksin Pfizer akan dikirimkan pada kuartal ketiga. "Kami memobilisasi seluruh kemampuan nasional untuk membawa pengiriman dalam kuartal kedua," kata Chung.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

"Negosiasi sedang berlangsung," tambahnya.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Pemerintah telah menghadapi tekanan publik yang meningkat atas rencana pengadaan vaksin COVID-19 mereka ketika negara itu berjuang untuk menahan gelombang ketiga pandemi, melaporkan penghitungan kasus harian tertinggi kedua pada Rabu (23/12). (Reuters)

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Vaksin Pfrizer Johnson Chung Sye kyun Vaksin Janssen