"Kita tidak akan lagi menunggu peristiwa terorisme terjadi, yang mana itu merupakan ranah penegakan hukum," kata Boy Rafli dalam kegiatan penguatan literasi masyarakat bertajuk `Ngopi Coi: Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia` di Surabaya, Rabu (21/10/2020).

Di hadapan aparatur kelurahan dan desa yang terdiri dari kepala desa, lurah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pendamping desa, staf humas, dan awak media massa pers, Boy Rafli menegaskan penguatan literasi sebagai bagian dari pencegahan terorisme yang bertujuan melindungi masyarakat dari informasi-informasi tak benar.