Ketua Parlemen Turki Sebut OSCE Minsk Group `Mati Otak`

Asrul | Rabu, 21/10/2020 12:03 WIB


Ketua parlemen Turki Mustafa Sentop menyebut Armenia sudah menjadi masalah regional dan global Ketua Parlemen Turki Mustafa Sentop

ANKARA, katakini.com - Juru bicara parlemen Turki pada Selasa mengecam OSCE Minsk Group soal sikapnya menghadapi krisis Azerbaijan-Armenia yang sedang berlangsung, dia juga mengatakan kelompok itu "mati otak".

"Grup Minsk OSCE, yang tidak dapat menemukan solusi untuk masalah Nagorno-Karabakh selama 30 tahun, telah mati otak," kata Mustafa Sentop di parlemen Azerbaijan di ibu kota Baku.

OSCE Minsk Group - diketuai bersama oleh Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat (AS) - dibentuk pada 1992 untuk menemukan solusi damai untuk konflik tersebut, tetapi tidak berhasil.

Sentop mengatakan, Armenia telah menjadi masalah regional dan global, dan "kebuntuan di Kaukasus akan terus berlanjut selama Armenia melanjutkan pendudukan di Nagorno-Karabakh dan sekitarnya." dilansir dari anadolu.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Selama kunjungan resmi tiga hari untuk mengadakan pembicaraan tentang konflik Karabakh Atas yang sedang berlangsung, Sentop juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Azerbaijan Jeyhun Bayramov.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Sentop dan Bayramov membahas krisis yang sedang berlangsung antara Azerbaijan dan Armenia, dan membahas operasi Azerbaijan untuk menyelamatkan tanah yang diduduki.

-Konflik Karabakh

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Hubungan antara dua bekas republik Soviet itu tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Karabakh Atas, wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional.

Bentrokan baru meletus pada 27 September, dan Armenia sejak itu melanjutkan serangannya terhadap warga sipil dan pasukan Azerbaijan, serta melanggar perjanjian gencatan senjata kemanusiaan.

Turki mendukung hak Baku untuk mempertahankan diri, dan menuntut penarikan pasukan pendudukan itu.

 
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
armenia azerbaijan OSCE Minsk Group turki