IPO, Airbnb Bidik Dana Segar Rp45 triliun

Budi Wiryawan | Minggu, 04/10/2020 13:05 WIB


Airbnb sudah mengajukan IPO secara rahasia kepada otoritas bursa AS pada Agustus 2020 Para pialang saham di Wall Street Amerika Serikat

Katakini.com - Usaha Rintisan alias startup penyewaan properti asal AS, Airbnb bakal listing perdana di New York Stock Exchange (NYSE) pada tahun ini.

Airbnb dikabarkan bidik dana segar sekitar 3 miliar dolar AS (Rp45 triliun) dari aksi korporasi tersebut.

Namun, pandemi Covid-19 tak membuat Airbnb pesimistis soal target perolehan dana. Jika terwujud, maka IPO Airbnb akan menjadi salah satu yang terbesar tahun ini bersama Warner Music Group, Palantir, dan Snowflake.

Airbnb sudah mengajukan IPO secara rahasia kepada otoritas bursa AS pada Agustus 2020. Perusahaan mempublikasikan rencana ini pada November 2020 setelah Pilpres AS dan IPO akan digelar Desember.

Baca juga :
Obat Terbatas, Sektor Kesehatan Palestina Berada di Ambang Kehancuran

Belum ada pernyataan resmi dari Aibnb soal IPO. CEO Airbnb, Brian Chesky pernah mengatakan, perseroan kemungkinan IPO pada tahun ini.

Baca juga :
Sejak Genosida 2023 Lalu, Lebih dari 9.500 Warga Palestina Dilaporkan Hilang

"Kami terus melihat opsi yang ada. Jadi saya mungkin tidak akan terlalu berspekulasi terlalu banyak," katanya.(CNBC)

Airbnb dikabarkan membidik valuasi lebih dari 30 miliar dolar AS. Sebelum pandemi, perusahaan menargetkan valuasi sekitar 40 miliar dolar AS.

Baca juga :
Begini Urutan Perjalanan Manusia Setelah Hari Kiamat
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Airbnb IPO Properti saham