
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Netty Heryawan.
Katakini.com - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Heryawan mengkritik mutu pendidikan anak Indonesia yang masih sangat rendah dan tertinggal dari negara-negara tetangga.
"Pendidikan Indonesia mendapat rapor merah, bahkan akhir tahun lalu skornya turun dalam laporan Programme for International Student Asessment (PISA). Ini harus menjadi perhatian semua pihak, terutama pemerintah dengan Kementerian atau Lembaga terkait, terutama saat pandemi yang mengharuskan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)" kata Netty di Jakarta, Jumat (24/07/2020). Selain itu, kata Wakil Ketua Fraksi PKS ini, masalah kesehatan anak masih terus membayangi anak Indonesia. Di beberapa wilayah, angka gizi buruk masih tergolong tinggi sehingga mengancam tumbuh kembang anak."Anak-anak Indonesia banyak terancam dalam masalah kesehatan, seperti gizi buruk. Memang proporsi status gizi buruk dan gizi kurang secara nasional turun dari 19,6 persen pada 2013 menjadi 17,7 persen pada 2019. Tetapi, di daerah seperti Papua Barat, Gorontalo, NTB dan NTT angkanya masih tinggi, yakni atas 20 persen. Angka stunting anak Indonesia juga masih tinggi yakni sekitar 30 persen, jauh di atas toleransi WHO 20 persen, padahal Presiden Jokowi meminta langsung agar penurunan stunting tetap menjadi prioritas nasional dan harus diwujudkan dalam berbagai program," ujarnya.
Jum'at, 10/04/2026