Baca juga :
Ini Perbuatan yang Bisa Meringankan Siksa Kubur
“Puji Tuhan saya bisa menyelesaikan turnamen ini dengan baik. Kuncinya, saya coba menikmati permainan meskipun hanya home tournament. Saya anggap ini turnamen resmi. Saya persiapkan semuanya, mulai dari fisik, mental, semuanya,” kata Ginting mengomentari pertandingan final tersebut.
Ini Perbuatan yang Bisa Meringankan Siksa Kubur
“Kedepannya, saya harus kurangi kesalahan sendiri, lebih persiapkan mental dan tingkatkan fokus. Sepanjang turnamen ini, masih banyak bola-bola saya yang bisa dengan mudah dimatikan lawan. Kuncinya adalah jangan sampai hilang fokus,” ujar Ginting. Sementara itu, Shesar menilai permainan Ginting lebih taktis dan efisien, terutama dalam melakukan serangan. Shesar pun mengaku kesulitan menghadapi serangan-serangan yang dilancarkan oleh rekannya tersebut. “Di gim pertama, tiba-tiba saya kehilangan fokus. Saya juga kurang disiplin dan banyak memberi bola-bola yang gampang untuk Ginting. Di gim kedua, sebetulnya saya mau mempercepat pola permainan, tapi saya masih kurang taktis jika dibandingkan dengan Ginting,” ungkap Shesar.
Dengan demikian, Ginting berhak memenangkan hadiah senilai Rp25.000.000 sedangkan Shesar sebagai runner up mendapatkan Rp16.000.000. Setelah tunggal putra, selanjutnya turnamen internal PBSI akan mempertandingkan sektor ganda putri pada 15-17 Juli 2020 bertempat di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.
