
Pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)
Katakini.com - Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), menyebutkan volume produksi pabrikan mobil pada Mei 2020 hanya mencatatkan 2.627 unit, sedangkan periode yang sama tahun lalu mampu memproduksi 103.674 unit
Data itu berarti pabrikan mobil di Indonesia alami penyusutan produksi hingga 97,5 persen pada Mei 2020.
Imbasnya, kebijakan pembatasan sosial berskala besar dan lesunya pasar domestik telah memaksa pabrikan untuk menyesuaikan aktivitas produksinya.
Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang mulai dijalankan pada April hingga Mei 2020 telah memaksa pabrikan mobil untuk menghentikan produksinya guna mencegah penyebaran virus corona.
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), misalnya, hanya memproduksi 1.357 unit pada Mei, turun 97% dibandingkan Mei 2019 yang membukukan kinerja produksi sebanyak 45.406 unit.
Selain itu, Daihatsu dan Mitsubishi Motors tercatat tidak sama sekali melakukan produksi sepanjang Mei. Pabrikan lain, seperti Honda memproduksi sebanyak 52 unit, Suzuki 561 unit, Hino 254 unit, Isuzu 174 unit, DFSK 94 unit, Hyundai 7 unit dan Mitsubishi Fuso 2 unit.
Kini, di masa transisi PSBB, pabrikan mobil di Indonesia satu per satu mulai menjalankan kembali aktivitas produksi. TMMIN menyatakan bahwa pada 1 Juni 2020 telah kembali melakukan produksi.
Hal serupa juga dilakukan oleh pabrik Daihatsu yang mulai memproduksi mobil sejak 3 Juni 2020. Begitu pula dengan pabrik Suzuki Indomobil Motor (SIM) yang telah beroperasi kembali mulai 26 Mei 2020.
Jum'at, 10/04/2026
Jum'at, 17/04/2026