Arab Saudi Akhirnya Akui Jaringan 5G

Budi Wiryawan | Sabtu, 02/05/2020 01:05 WIB


Jaringan generasi kelima bertujuan untuk menyediakan faktor kecepatan tinggi, dan latensi rendah Stand promosi berteknologi 5G di China International Import Expo baru-baru ini di Shanghai. (Foto: Jin Rong / China Daily)

Katakini.com - Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi (MCIT) Arab Saudi mengatakan gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh teknologi 5G tidak berdampak buruk pada tubuh manusia, kesehatan dan lingkungan dan aman.

Dikutip dari Saudi Gazatte pada Jumat (1/5), pernyataan ini merupakan kesimpulan setelah merangkum hasil studi medis dan penelitian sebelumnya.

Terungkap bahwa tidak ada korelasi atau bukti ilmiah untuk membuktikan efek kesehatan yang merugikan atau risiko umum terhadap kesehatan manusia dan lingkungan oleh gelombang radio-elektromagnetik.

Kementerian tersebut menambahkan bahwa lebih banyak penelitian sedang dilakukan di seluruh dunia oleh organisasi terkait, dan hasil yang lebih konklusif dapat dirinci.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Kementerian menunjukkan radiasi elektromagnetik yang dipancarkan oleh gelombang radio yang digunakan dalam komunikasi nirkabel untuk teknologi generasi kelima, tidak akan melebihi tingkat radiasi elektromagnetik dari teknologi generasi keempat saat ini.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Jaringan generasi kelima bertujuan untuk menyediakan faktor kecepatan tinggi, dan latensi rendah untuk mendukung meningkatnya permintaan untuk layanan komunikasi.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Arab Saudi Jaringan 5G