Hari Ini, Pemerintah Minta Importir Guyur 33 Ribu Ton Gula Pasir

Budi Wiryawan | Kamis, 19/03/2020 10:57 WIB


Permintaan ini ditujukan kepada importir di Lampung, yang kedapatan menyimpan stok gula. Ilustrasi gula pasir

Jakarta, Katakini.com - Pemerintah meminta para importir untuk mengguyur 33 ribu ton gula pasir ke pasar, hari ini, Kamis (19/3/2020). Permintaan ini ditujukan kepada importir di Lampung, yang kedapatan menyimpan stok gula.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Veri Anggrijono mengaku telah membuat kesepakatan dengan pelaku usaha tersebut, yakni melepas sebanyak 33 ribu ton gula pasir ke DKI Jakarta dan sebagian wilayah Sumatera setiap hari.

"Kurang lebih yang disepakati 33 ribu ton di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, beserta Lampung dan wilayah Sumatera lainnya, seperti Lampung, Jambi, Riau, dan Pekanbaru," ujarnya melalui video conference, Rabu (18/3/2020).

Pelepasan gula pasir ke pasar dimulai pada hari ini. Harapannya, pasokan gula tersebut akan mengisi pasar ritel sehingga harga gula pasir kembali normal sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp12.500 per kg.

Baca juga :
Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi

Berdasarkan pemantauan Kemendag, harga rata-rata gula pasir nasional naik sebesar 20 persen menjadi Rp16 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram (kg) pada hari ini. Harga itu lebih tinggi 36 persen dari HET, yakni Rp12.500 per kg.

Baca juga :
Profil dan Biografi Singkat 13 Tokoh Pendiri PMII

"Kami harap dengan terisinya pasar ritel ini, harga yang berkembang di pasar lain dapat segera turun dan masyarakat dapat mengkonsumsi dengan harga yang ditetapkan," kata Veri.

Baca juga :
Kenakan Baju Adat Sasak, Mendes Hadiri HUT ke-68 Lombok Barat
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Gula Pasir Importir