Bank DKI Gelontorkan Rp400 Miliar untuk Program Pangan Murah

Budi Wiryawan | Sabtu, 22/02/2020 16:57 WIB


Food Station maupun Darma Jaya berfungsi sebagai penyedia kebutuhan pangan bagi masyarakat DKI. Dirut Bank DKI Zainudin Mappa


Jakarta, Katakini.com - PT Bank DKI menggelotorkan dana sebesar Rp300-400 miliar guna mendukung program pangan murah 2020. Dua BUMD pangan di Jakarta telah bekerja sama terkait pemanfaatan dana tersebut.

"Dua BUMD yang sudah bekerjasama adalah PT Food Station dan PT Darma Jaya. Masing-masing Rp300 miliar hingga Rp400 miliar," kata Dirut Bank DKI Zainudin Mappa.

Pernyataan itu disampaikan Zainudin usai menjadi pembicara dalam Seminar Nasional BPD Se-Indonesia yang diselenggarakan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (22/02/2020).

Kerja sama itu berdasarkan Pergub Nomor 93 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Pergub Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Pangan dengan Harga Murah Bagi Masyarakat Tertentu.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Zainudin mengatakan, Food Station maupun Darma Jaya berfungsi sebagai penyedia kebutuhan pangan bagi masyarakat DKI.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

"Mereka membutuhkan tambahan permodalan untuk suplai kepada masyarakat. Sifatnya perputaran dana melalui pendanaan komersial," katanya.

Selain penyediaan dana permodalan, Bank DKI juga masuk ke ekosistem pasar dengan membantu kelancaran pembayaran melalui platform pembayaran untuk kemudahan bertransaksi konsumen.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

"Mekanisme pembiayaannya disesuaikan dengan ekosistem bisnis masing-masing," katanya.


Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bank DKI Pangan Murah BUMD