Tegas, NU Tolak Pemulangan Kombatan ISIS

Budi Wiryawan | Selasa, 11/02/2020 12:50 WIB


Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj

Jakarta, Katakini.com - Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj menyatakan, NU menolak secara tegas wacana pemulangan kombatan ISIS ke Indonesia.

"Kami PBNU menolak kepulangan kombatan ISIS karena mereka sudah pergi ke sana dengan kemauan sendiri. Setelah datang ke sana mereka ramai-ramai bakar paspor dan mengatakan ini paspor negara thogut," kata Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj usai melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Gedung PBNU, Jakarta,  Selasa (11/02/2020).

Dia mengatakan, WNI yang bergabung dengan kelompok radikal tersebut tidak hanya mengancam akan membunuh beberapa tokoh negara, mereka juga mengancam Banser dalam sebuah video. Tidak hanya itu, mereka juga sudah menganggap ISIS sebagai negara. Oleh karena itu telah membuang kewarganegaraan Indonesia saat bergabung dengan kelompok tersebut.

"Kenapa kita bicara pemulangan 600 orang kalau itu akan mengganggu ketenangan, kenyamanan 260 juta warga Indonesia," kata dia.

Baca juga :
Utang Kecil Ini Ternyata Sangat Mengganggu Ketenangan Hidup

Sebelumnya, muncul wacana untuk mengembalikan WNI yang pernah bergabung dengan ISIS dan sekarang tinggal di penampungan yang berada di Suriah dan Irak.

Baca juga :
Ketika Bos Tidak Adil, Bagaimana Sikap Seorang Muslim?

Baca juga :
Rezeki Sedikit Tetap Bawa Keberkahan Melimpah Bagi Muslim
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
ISIS NU Said Aqil Siradj