
Ilustrasi Kereta Cepat
JAKARTA (ETODAY) - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno menargetkan dana pinjaman proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (JKT-BDG) cair pada Maret 2018.
"Sekarang tinggal finalisasi dokumen harus diselesaikan dengan perbankan. Kami harapkan Maret," kata Rini di Jakarta, Senin (19/2). Rini menambahkan, pada Maret pula dana pinjaman tersebut bisa disalurkan. "Pada dasarnya sekarang sudah jalan, karena kita sudah masukkan modal. Dari kita juga, dari sana juga," ucap dia. Untuk tahap pertama, kemungkinan yang akan disalurkan oleh China Development Bank (CDB) sebesar US$ 500 juta atau Rp 6,75 triliun dari total pinjaman sebesar US$ 5,9 miliar atau sekitar Rp 78,6 triliun oleh PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC).
Jum'at, 17/04/2026