Maret, Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dapat Suntikan Dana

subhan | Senin, 19/02/2018 16:16 WIB


Rini menambahkan, pada Maret pula dana pinjaman tersebut bisa disalurkan. Ilustrasi Kereta Cepat

JAKARTA (ETODAY) - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno menargetkan dana pinjaman proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (JKT-BDG) cair pada Maret 2018.

"Sekarang tinggal finalisasi dokumen harus diselesaikan dengan perbankan. Kami harapkan Maret," kata Rini di Jakarta, Senin (19/2).

Rini menambahkan, pada Maret pula dana pinjaman tersebut bisa disalurkan.

"Pada dasarnya sekarang sudah jalan, karena kita sudah masukkan modal. Dari kita juga, dari sana juga," ucap dia.

Baca juga :
Ekonomi Iran Anjlok 10 Persen Imbas Perang Lawan AS
Untuk tahap pertama, kemungkinan yang akan disalurkan oleh China Development Bank (CDB) sebesar US$ 500 juta atau Rp 6,75 triliun dari total pinjaman sebesar US$ 5,9 miliar atau sekitar Rp 78,6 triliun oleh PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC).

Baca juga :
Cara Islami Menghadapi Istri yang Sedang Mood Swing
“Tapi sekarang ini belum dibutuhkan karena saat ini masih pakai modal yang ada,” ujarnya.

Pada bagian lain, Rini tak menampik bahwa penggarapan proyek bakal molor. Hal itu dipicu oleh keterlambatan pembebasan lahan. Apalagi saat ini masih banyak pebebasan lahan yang harus dminta persetuuan dari Kementerian Kehutanan.

Baca juga :
Doa Hari Senin Lengkap dengan Artinya
“Sekarang sudah mulai land clearing di Halim di bulan ini, di Februari,” kata Rini.

Dia menambahkan,proses pembebasan lahan untuk proyek ini sudah lebih dari 55 kilometer dan saat ini sudh diserahkan kepada kontraktornya dan kontraktor China.


Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Rini Soemarno Kereta Cepat